Waspada, Pesisir Jakarta akan Alami Banjir Rob hingga Pekan Depan, Berikut Lokasinya
BMKG memperingatkan potensi banjir rob di pesisir Jakarta hingga sepekan ke depan akibat pasang maksimum air laut. BPBD DKI imbau warga pesisir waspada, khususnya di wilayah utara Jakarta dan Kepulauan Seribu.

HALLONEWS.COM– Fenomena pasang maksimum air laut diprediksi memicu banjir rob di sejumlah kawasan pesisir Jakarta hingga sepekan ke depan.
Peringatan ini menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok terkait fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Baru.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut di wilayah pesisir utara Jakarta.
“Puncak pasang diperkirakan terjadi pada rentang waktu pukul 06.00 hingga 12.00 WIB,” katanya dalam keterangan dikutip pada Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, sejumlah kawasan diproyeksikan terdampak banjir rob, di antaranya Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta wilayah Kepulauan Seribu.
“Masyarakat di wilayah pesisir diimbau meningkatkan kewaspadaan karena pasang tinggi dapat berlangsung selama beberapa hari berturut-turut,” ujarnya.
Lanjutnya, BPBD juga meminta warga untuk mencermati perubahan cuaca dan kondisi laut yang dapat berubah secara cepat.
“Aktivitas di kawasan pesisir yang berisiko terdampak banjir rob diimbau untuk dibatasi, khususnya saat puncak pasang,” ucapnya.
“Selain itu, warga diminta memastikan sistem drainase di lingkungan tempat tinggal berfungsi dengan baik guna mengantisipasi genangan air,” imbuhnya.
BPBD DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat untuk memantau informasi resmi melalui kanal digital pemerintah, seperti laman peringatan dini gelombang pasang di situs resmi milik Pemprov DKI Jakarta dan aplikasi JAKI untuk pelaporan genangan, serta situs resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pembaruan kondisi terkini.
“Pemerintah juga telah menyiapkan layanan darurat gratis untuk merespons kondisi darurat dan laporan warga yang membutuhkan bantuan,” pungkasnya. (ALS)
