Home - Megapolitan - Wagub Rano Dorong Pasar Jaya Berdayakan UMKM dan Pedagang Tradisional

Wagub Rano Dorong Pasar Jaya Berdayakan UMKM dan Pedagang Tradisional

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan Perumda Pasar Jaya memegang peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di Ibu Kota saat menghadiri HUT ke-59 Pasar Jaya.

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:46 WIB
Wagub Rano Dorong Pasar Jaya Berdayakan UMKM dan Pedagang Tradisional
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Rano Karno, saat menghadiri peringatan HUT ke-59 Perumda Pasar Jaya di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Foto: Hallonews/Feris Pakpahan

HALLONEWS.COM — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan peran strategis Perumda Pasar Jaya dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga di Jakarta.

Rano menuturkan, hampir enam dekade Pasar Jaya telah menjadi tulang punggung pasar rakyat Ibu Kota. Perannya bukan hanya sebagai pengelola pasar tradisional, tetapi juga instrumen penting dalam pengendalian pasokan dan harga pangan.

“Pasar rakyat yang dikelola secara profesional berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan pedagang dan pelaku UMKM,” ujar Rano kepada wartawan saat menghadiri peringatan HUT ke-59 Perumda Pasar Jaya di Taman Ismail Marzuki, Kamis (5/2/2026).

Ia mengapresiasi langkah Pasar Jaya yang konsisten melakukan revitalisasi pasar, penataan pedagang, serta peningkatan fasilitas pendukung.

“Upaya tersebut memperkuat daya saing pasar tradisional di tengah gempuran pusat perbelanjaan modern,” katanya.

Selain pembenahan fisik, Rano juga menyoroti transformasi digital yang dijalankan Pasar Jaya, termasuk penerapan transaksi nontunai melalui QRIS bekerja sama dengan perbankan Himbara dan Bank Jakarta.

“Digitalisasi menjadi kunci menciptakan tata kelola pasar yang lebih modern, efisien, dan transparan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rano menilai program pemantauan stok, pengendalian harga, serta bazar pangan murah yang rutin digelar Pasar Jaya terbukti membantu menjaga daya beli masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi demi menghadirkan pasar rakyat yang bersih, tertib, dan berpihak pada warga Jakarta,” pungkasnya. (fer)