Home - Internasional - Trump Singgung “Perang Kesembilan,” Negosiasi Rusia–AS–Ukraina Digelar di Abu Dhabi

Trump Singgung “Perang Kesembilan,” Negosiasi Rusia–AS–Ukraina Digelar di Abu Dhabi

Donald Trump menyinggung “perang kesembilan” di tengah digelarnya pertemuan trilateral Rusia–AS–Ukraina di Abu Dhabi untuk membahas isu keamanan.

Rabu, 28 Januari 2026 - 7:00 WIB
Trump Singgung “Perang Kesembilan,” Negosiasi Rusia–AS–Ukraina Digelar di Abu Dhabi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat memberikan pernyataan kepada media. Foto: Sputnik for Hallonews

HALLONEWS.COM-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyinggung harapannya untuk mengakhiri konflik global yang ia sebut sebagai “perang kesembilan,” sebuah pernyataan yang diduga merujuk pada perang antara Rusia dan Ukraina.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan program radio Sid & Friends, Selasa (27/1/2026) waktu setempat.

“Saya akhirnya memicu delapan perang, dan saya yakin akan ada perang kesembilan,” ujar Trump, tanpa menyebutkan secara eksplisit konflik yang dimaksud.

Ucapan tersebut muncul di tengah meningkatnya intensitas upaya diplomatik internasional untuk mencari jalan keluar dari konflik Ukraina yang telah berlangsung bertahun-tahun dan berdampak luas pada stabilitas global.

Pertemuan Trilateral Digelar di Abu Dhabi

Sejalan dengan pernyataan Trump, pertemuan pertama kelompok kerja trilateral Rusia–Amerika Serikat–Ukraina terkait isu keamanan telah digelar di Abu Dhabi pada Jumat lalu.

Asisten Presiden Rusia Yury Ushakov menyebutkan, delegasi Rusia dalam pertemuan tersebut terdiri dari pejabat senior Kementerian Pertahanan Rusia, yang dipimpin oleh Igor Kostyukov, Kepala Direktorat Intelijen Utama Staf Umum Rusia (GRU).

Sementara itu, Amerika Serikat diwakili oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Utusan Khusus AS Steve Witkoff, Jared Kushner—menantu Presiden Donald Trump—serta Josh Gruenbaum, Komisioner Layanan Akuisisi Federal AS.

Delegasi AS juga mencakup Driscoll serta Panglima Tertinggi Pasukan Sekutu NATO di Eropa, Jenderal Alexus Grynkewich, yang menandakan keterlibatan serius Washington dan NATO dalam pembahasan keamanan kawasan.

Sebelumnya, sumber diplomatik menyebutkan bahwa putaran lanjutan perundingan terkait Ukraina berpeluang kembali digelar di Abu Dhabi pada pekan depan. Ibu kota Uni Emirat Arab itu kian menegaskan posisinya sebagai lokasi netral untuk dialog keamanan internasional tingkat tinggi.

Meski belum ada pernyataan resmi mengenai hasil konkret dari pertemuan perdana tersebut, keterlibatan langsung pejabat tinggi Rusia, Amerika Serikat, dan NATO dinilai sebagai sinyal adanya upaya serius untuk meredakan eskalasi konflik.

Namun, pernyataan Trump soal “perang kesembilan” justru memunculkan spekulasi baru mengenai arah kebijakan luar negeri AS, termasuk kemungkinan tekanan tambahan atau manuver strategis Washington dalam konflik Ukraina ke depan. (ren)