Home - Megapolitan - Timbulkan Banjir, Proyek Drainase di Jalur Lintasan Presiden Prabowo Ditutup Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor

Timbulkan Banjir, Proyek Drainase di Jalur Lintasan Presiden Prabowo Ditutup Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor

Pemerintah daerah melalui Dinas PUPR dan DPRD Kabupaten Bogor, sepakat menutup proyek yang mengganggu fungsi drainase di Jalan Raya Cijayanti, Sentul Bogor.

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:02 WIB
Timbulkan Banjir, Proyek Drainase di Jalur Lintasan Presiden Prabowo Ditutup Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor
Ket foto, proyek jalan di Cijayanti Bogor dihentikan PUPR, karena sebabkan banjir. Foto: Istimewa

HALLONEWS.COM – Pemerintah daerah melalui Dinas PUPR dan DPRD Kabupaten Bogor, sepakat menutup proyek yang mengganggu fungsi drainase di Jalan Raya Cijayanti, Sentul Bogor.

Jalur yang menjadi lintasan Presiden Prabowo Subianto jika hendak menuju rumah pribadinya di Hambalang ini, ditutup, karena kerap timbulkan banjir saat hujan.

Proyek jalan akses utama menuju kediaman Presiden RI Prabowo Subianto ini selalu timbupkan genangan air di jalan yang mengganggu laju kendaraan RI 1.

Dari penelusuruan pihak terkait diduga proyek tersebut telah mengganggu fungsi drainase.

Pada Senin 8 Desember 2025 kemarin, Komisi I DPRD Kabupaten Bogor bersama Satpol PP Kabupaten Bogor memasang segel di area proyek tersebut.

Ketua Komisi I, Muhammad Irvan Maulana alias Ipeck, menegaskan investasi tidak boleh mengorbankan lingkungan.

“Kami membuka pintu lebar untuk investor masuk ke Kabupaten Bogor, tetapi taati aturan yang berlaku dan tidak berdampak pada lingkungan yang berpotensi mengganggu masyarakat,” ujar politikus Gerindra ini kepada wartawan Rabu 10 Desember 2025.

“Komisi I DPRD Kabupaten Bogor bersama penegak perda sudah lakukan penyegelan. Artinya, investor harus menangani persoalan banjir yang terjadi dan taat terhadap perizinan yang berlaku,” sambungnya lagi.

Dia mengatakan penyegelan dilakukan setelah dampak terlihat jelas di lapangan. Air menggenang, drainase tidak bekerja, dan akses menuju kediaman Presiden menjadi simbol bahwa tata kelola lingkungan benar-benar dipertaruhkan.

“Dampaknya drainase tidak berfungsi dengan baik yang mengakibatkan akses Pak Presiden Prabowo yakni Jalan Raya Cijayanti banjir. Ini harus segera ditangani,” tegas Ipeck.

Tidak hanya DPRD dan Satpol PP yang bergerak. Pemerintah daerah, melalui dinas teknis, turut turun tangan ke lokasi.

Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, memastikan instansinya bersama Dinas PUPR langsung menangani situasi penyebab banjir di akses ke rumah presiden tersebut.

“DPKPP dan PUPR langsung turun tangan ke lapangan menyelesaikan permasalahan yang mengakibatkan banjir di jalan tersebut,” kata Eko.