Terkait Isu Penyekapan Karyawan Ekspedisi di Jakut, Polisi: Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Kepolisian memastikan tidak ada laporan resmi terkait dugaan penyekapan karyawan di sebuah gudang jasa ekspedisi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, meski sempat viral di media sosial.

HALLONEWS.COM– Kepolisian menyatakan tidak menerima laporan resmi terkait dugaan penyekapan karyawan di sebuah gudang jasa ekspedisi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Informasi tersebut semula diterima aparat melalui laporan masyarakat yang masuk ke layanan darurat Call Center 110. Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Handam Samudro mengatakan, petugas piket segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan tersebut.
“Hasil pengecekan di tempat kejadian perkara menunjukkan peristiwa itu berkaitan dengan dugaan penggelapan yang melibatkan karyawan perusahaan ekspedisi,” katanya kepada Hallonews, Sabtu (7/2/2026).
Handam menyebut, pihak pengelola gudang meminta pertanggungjawaban atas dugaan tersebut. Namun, persoalan kemudian disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan dituangkan dalam surat pernyataan bersama. “Jadi, tidak ada laporan polisi yang dibuat secara resmi terkait dugaan penyekapan,” lanjutnya.
Sebelumnya, beredar video di media sosial yang menyebut adanya dugaan penyekapan karyawan di sebuah gudang di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Video tersebut memicu perhatian publik dan mendorong aparat kepolisian melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Dalam video itu dinarasikan kelima pekerja bagian bongkar muat itu tidak diberikan makan dan telepon seluler mereka disita oleh supir ekpedisi. (fer)
