Tanggul Garden City Jebol, Pemkot Tangerang Siapkan Ribuan Karung Kisdam dan Perluas Dapur Umum
Pemkot Tangerang mempercepat penanganan banjir dengan mengamankan tanggul jebol di Periuk dan memperluas dapur umum hingga tingkat kelurahan untuk warga terdampak.

HALLONEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mempercepat langkah penanganan banjir menyusul curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Kamis (22/1/2026) malam.
Selain pengamanan infrastruktur, Pemkot juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
Salah satu fokus utama penanganan banjir berada di kawasan Garden City, Kecamatan Periuk, yang mengalami tanggul jebol akibat tekanan debit air. Untuk mencegah dampak yang lebih luas, Pemkot Tangerang menyalurkan ribuan karung kisdam sebagai penahan darurat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan sebanyak 5.000 karung kisdam telah disebar ke berbagai titik rawan banjir dan masih berpotensi ditambah sesuai kebutuhan lapangan.
“Penanganan darurat langsung kami lakukan, terutama di lokasi tanggul yang jebol. Petugas juga terus siaga memantau kondisi di wilayah timur dan barat Kota Tangerang,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, tanggul jebol baru teridentifikasi di satu lokasi dan telah ditangani oleh petugas gabungan. Namun, genangan air masih ditemukan di sejumlah kawasan akibat limpasan sungai, kali, dan saluran air.
Dapur Umum Jadi Penopang
Tak hanya fokus pada aspek teknis, Pemkot Tangerang juga menguatkan layanan sosial bagi warga terdampak banjir. Melalui Dinas Sosial (Dinsos), dapur umum didirikan hingga ke tingkat kelurahan untuk memastikan distribusi makanan berjalan cepat dan merata.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menyampaikan dapur umum utama beroperasi di Kantor Dinsos Kota Tangerang, sementara dapur kewilayahan telah dibangun di sejumlah lokasi, termasuk Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh.
“Dapur umum ini kami siapkan agar warga terdampak tetap mendapatkan makanan siap saji. Distribusi dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” jelas Acep.
Setiap hari, dapur umum menyiapkan ribuan porsi makanan, dengan melibatkan petugas Dinsos, Tagana, serta unsur terkait lainnya.
Selain makanan, bantuan logistik juga disalurkan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat prakiraan cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga 27 Januari 2026.(wib)
