Home - Megapolitan - Si Jago Merah Bakar Warung Klontong di Cikarang Timur, 1 Tewas dan 2 Luka Berat

Si Jago Merah Bakar Warung Klontong di Cikarang Timur, 1 Tewas dan 2 Luka Berat

Kebakaran hebat melanda warung klontong di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Peristiwa di Jalan Raya Citarik ini menewaskan satu orang.

Selasa, 30 Desember 2025 - 20:00 WIB
Si Jago Merah Bakar Warung Klontong di Cikarang Timur, 1 Tewas dan 2 Luka Berat
Tim Inafis Polres Metro Bekasi bersama Polsek Cikarang Timur melakukan olah TKP di lokasi kebakaran di Jalan Citarik, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Foto/Hallonews

HALLONEWS.COM – Kobaran api melahap warung klontong di Jalan Raya Citarik, Kampung Citarik, Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/12/2025).
Peristiwa tragis ini merenggut satu nyawa dan menyebabkan dua orang alami luka bakar.

Api pertama kali terlihat muncul dari bagian bawah bangunan warung. Saat itu, situasi masih tampak terkendali namun hanya sesaat. Dalam hitungan menit, si jago merah berubah buas dan menguasai hampir seluruh bangunan.

“Saya lagi duduk dekat jendela, tiba-tiba ada api kecil dari bawah. Awalnya masih kecil,” ujar Nur (28), saksi mata di lokasi kejadian.

Melihat api mulai menjalar, pemilik warung langsung berhamburan keluar dan berteriak meminta bantuan warga. Kepanikan pun pecah di tengah permukiman padat itu. “Bapaknya keluar sambil minta tolong. Saya sama yang punya warung teriak-teriak panggil warga,” kata Nur.

Warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun upaya penyiraman justru membuat api semakin membesar. Saat itu, tidak ada yang menyadari bahwa masih ada korban yang terjebak di dalam bangunan.

Kebakaran2
Tim Inafis Polres Metro Bekasi bersama Polsek Cikarang Timur melakukan olah TKP di lokasi kebakaran di Jalan Citarik, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Foto/Hallonews

“Pas disiram ke dalam, apinya malah makin gede. Saya nggak tahu kalau masih ada orang di dalam,” ujarnya.

Beberapa warga nekat mencoba masuk untuk menolong. Namun panas dan asap tebal memaksa mereka mundur. “Ada yang sempat masuk, tapi nggak ketemu. Pas keluar, badannya sudah terbakar,” ungkapnya.

Kapolsek Cikarang Timur AKP Sugiarto mengatakan, kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik dari colokan yang digunakan secara berlebihan. Percikan api tersebut kemudian menyambar bensin yang berada di dalam warung.

“Percikan api dari colokan listrik menyambar bensin yang sedang dituang,” kata Sugiarto.

Warung klontong tersebut diketahui menjual berbagai kebutuhan harian, termasuk bensin, gas, dan tabung LPG. Kombinasi bahan mudah terbakar itulah yang membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Komariah (50 tahun). Ia ditemukan tak bernyawa di pojok dapur warung, terjebak kobaran api tanpa sempat menyelamatkan diri. “Korban berada di dapur dan tidak sempat mengamankan diri,” ucapnya.

Sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar berat, salah satunya mencapai sekitar 90 persen, dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Selain itu, Narik suami korban meninggal juga mengalami luka bakar ringan.

Polisi memastikan tidak ada unsur ledakan dalam peristiwa tersebut. Kebakaran murni diduga akibat korsleting listrik yang memicu percikan api. “Tidak ada ledakan. Dugaan sementara karena colokan listrik,” pungkasnya. (dul)