Home - Nusantara - Senyum Bahagia Anak-anak Kayu Pasak Bermain Flying Fox dan Slackline

Senyum Bahagia Anak-anak Kayu Pasak Bermain Flying Fox dan Slackline

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan psikologis warga, khususnya anak-anak, pascabencana yang melanda wilayah tersebut. Kegiatan trauma healing merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam penanganan pascabencana.

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:14 WIB
Senyum Bahagia Anak-anak Kayu Pasak Bermain Flying Fox dan Slackline
Anak-anak Kayu Pasak bermain flying fox dan slackline yang dirancang untuk membangun keberanian, kebersamaan, serta menumbuhkan kembali semangat setelah mengalami peristiwa bencana. Foto Humas Polri for Hallonews.Com

HALLONEWS.COM – Kegembiraan terpancar dari wajah puluhan anak-anak Kayu Pasak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Mereka asik dan bermain diseperti flying fox dan slackline yang dirancang untuk membangun keberanian, kebersamaan, serta menumbuhkan kembali semangat mereka setelah mengalami peristiwa bencana.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan psikologis warga, khususnya anak-anak, pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

Kegiatan trauma healing tersebut melibatkan personel Brimob dalam pelaksanaannya. Sejumlah aktivitas edukatif dan rekreatif diberikan kepada masyarakat dan anak-anak terdampak guna membantu mengurangi trauma serta mengembalikan rasa aman dan keceriaan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa kegiatan trauma healing merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam penanganan pascabencana.

“Selain fokus pada pemulihan fisik dan infrastruktur, Polri juga memberikan perhatian pada pemulihan psikologis masyarakat, terutama anak-anak yang terdampak. Trauma healing ini diharapkan dapat membantu mereka kembali beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Erdi, Minggu (4/1/2025).

Menurutnya Polri terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk memberikan dukungan moril dan psikososial kepada warga terdampak bencana.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Kegiatan trauma healing ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi psikologis warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. (min)