Selain Bupati Pati, KPK Juga Bawa 7 Perangkat Kecamatan dan Desa, Uang Miliaran Disita
Selain Bupati Pati Sudewo, KPK juga membawa tujuh aparatur kecamatan dan desa ke Jakarta usai OTT. KPK menyita uang miliaran rupiah terkait dugaan korupsi pengisian jabatan.

HALLONEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa tujuh orang selain Bupati Pati Sudewo turut dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, usai operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ketujuh orang tersebut berasal dari unsur pemerintahan tingkat kecamatan dan desa.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, pihak-pihak yang diamankan terdiri atas dua camat, tiga kepala desa, serta dua calon perangkat desa. Seluruhnya saat ini berstatus terduga pelaku tindak pidana korupsi dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.
“Mereka dibawa ke Jakarta karena diduga terlibat dalam perkara korupsi yang sedang ditangani KPK,” ujar Budi, Selasa (20/1/2026).
Menurut Budi, KPK juga menyita sejumlah uang yang akan diumumkan secara resmi dalam konferensi pers penetapan tersangka.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah, senilai miliaran rupiah. Detailnya akan kami sampaikan nanti,8” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi melakukan OTT ketiga 2026 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan menangkap Bupati Pati Sudewo terkait dugaan korupsi pengisian jabatan perangkat desa di Pati.
Saat ini Sadewo Cs sudah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (wib)
