Satu dari Empat Korban KM Putri Sakinah Ditemukan dalam Kondisi Meninggal
Satu korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di Perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian tiga korban lainnya.

HALLONEWS.COM – Satu orang korban KM Putri Sakinah yang tenggelam pada Jumat (26/12/2025) di sekitar Perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo ditemukan Tim SAR dalam keadaan tak bernyawa.
Korban yang merupakan anak dari mantan pelatih tim puteri Valencia FC, Fernando Martín Carreras berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) oleh penduduk sekitar.
Kepala Sub Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan B Maumere, Asfan Dulhasan, mengatakan jenazah korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung dievakuasi dari lokasi penemuan. Berdasarkan identifikasi awal, korban diduga seorang anak perempuan berusia sekitar 12 tahun.
“Korban ditemukan oleh warga dan segera dilaporkan ke tim SAR. Setelah dievakuasi dari Pulau Serai, jenazah dibawa ke Labuan Bajo dan saat ini berada di RSUD Komodo untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Asfan.
Meski satu korban telah ditemukan, operasi pencarian belum dihentikan. Tim SAR gabungan memastikan upaya pencarian akan terus dilakukan sesuai prosedur standar, yakni hingga tujuh hari sejak kejadian, guna memastikan tidak ada korban lain yang terlewat.
Penguatan operasi SAR juga dilakukan dengan penambahan unsur laut. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan B Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa kapal KN SAR Puntadewa 250 telah bergabung untuk mendukung operasi pencarian sejak Minggu (28/12) malam.
“Kedatangan KN SAR Puntadewa 250 memperkuat armada SAR di lokasi. Kapal ini dilengkapi peralatan pencarian laut yang lebih lengkap untuk menjangkau area perairan yang lebih luas dan menantang,” kata Fathur.
Selain unsur Basarnas, operasi SAR ini melibatkan TNI AL, Polairud, pengelola Taman Nasional Komodo, pemerintah daerah, serta masyarakat dan nelayan setempat. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran laut, pemantauan garis pantai, serta observasi pulau-pulau kecil di sekitar lokasi kecelakaan.
Perairan Labuan Bajo yang memiliki arus laut cukup kuat dan kondisi geografis berupa pulau-pulau kecil menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Namun, Tim SAR menegaskan komitmen untuk terus melakukan pencarian secara maksimal demi kepastian bagi keluarga korban.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan pelayaran, terutama di kawasan wisata bahari yang padat aktivitas seperti Labuan Bajo, yang merupakan salah satu destinasi super prioritas nasional.
Seperti dilaporkan sebelumnya, Kapal wisata KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam pada Jumat (26/12/2025) di sekitar Perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Dari 11 orang penumpang, tujuh di antaranya berhasil diselamatkan, sementara empat lainnya, Fernando Martín Carreras dan tiga anaknya, masih dinyatakan hilang.
Tragedi ini mendapat perhatian luas di Spanyol. Klub Valencia CF, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), dan sejumlah klub besar seperti Real Madrid CF menyampaikan belasungkawa serta dukungan moral kepada keluarga korban. (wib)
