Home - Nusantara - Rombongan Gubernur Kaltim Alami Kecelakaan, Mobil Pejabat Setda Masuk Parit di Jalur Pedalaman

Rombongan Gubernur Kaltim Alami Kecelakaan, Mobil Pejabat Setda Masuk Parit di Jalur Pedalaman

Rombongan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengalami kecelakaan di jalur pedalaman Kutai Kartanegara. Mobil pejabat Setda Kaltim masuk ke parit, namun tidak ada korban jiwa.

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:31 WIB
Rombongan Gubernur Kaltim Alami Kecelakaan, Mobil Pejabat Setda Masuk Parit di Jalur Pedalaman
foto: IG @balikpapances_ Rombongan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud meninjau wilayah pedalaman, Selasa (6/1/2026). Salah satu mobil pejabat Pemprov Kaltim mengalami kecelakaan dalam perjalanan tersebut.

HALLONEWS.COM — Kecelakaan mewarnai hari pertama kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud ke wilayah pedalaman, Selasa (6/1/2026). Salah satu kendaraan rombongan berupa mobil dobel kabin Toyota Hilux yang digunakan Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Irhamsyah, mengalami kecelakaan di jalur Hutan Tanaman Industri (HTI), Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kendaraan tersebut terguling dan masuk ke parit besar di sisi jalan saat rombongan bergerak dari Kabupaten Kutai Barat menuju Kabupaten Mahakam Ulu. Jalur darat yang dilalui diketahui memiliki medan cukup berat, dengan kondisi jalan sempit, berpasir, serta jarak pandang terbatas akibat kabut dan debu.

Irhamsyah menjelaskan, saat kejadian dirinya berada di dalam kendaraan bersama seorang staf dan sopir. Ia menegaskan kecelakaan tersebut bukan disebabkan kelalaian pengemudi maupun kecepatan tinggi, melainkan faktor alam dan karakteristik medan di wilayah pedalaman.

“Jalan berkabut dan berpasir sehingga jarak pandang sangat terbatas. Kecepatan kendaraan juga tidak lebih dari 40 kilometer per jam. Medannya memang cukup sulit, kemudian mobil terguling ke parit,” ujar Irhamsyah.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Seluruh penumpang dipastikan selamat dan dalam kondisi sehat. Setelah kejadian, rombongan segera dievakuasi dan berpindah menggunakan kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan.

“Yang terpenting kami bertiga dalam kondisi sehat walafiat. Agenda kunjungan kerja gubernur tetap berjalan sesuai rencana,” katanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim, Muhammad Faisal, turut memberikan klarifikasi terkait peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak terjun ke jurang sebagaimana narasi yang beredar di media sosial, melainkan masuk ke parit besar di sisi jalan akibat kondisi jalur yang menyempit.

“Lokasi kejadian bukan sungai dan bukan jurang. Jalannya sempit dan berdebu, sehingga kendaraan tergelincir ke parit. Kecepatan rombongan juga dijaga dalam batas aman,” jelas Faisal dalam keterangan resminya.

Faisal juga menyoroti maraknya informasi keliru yang beredar di ruang digital. Ia mengingatkan pentingnya akurasi dan kehati-hatian dalam menyebarkan informasi, terutama yang menyangkut pejabat publik dan keselamatan rombongan pemerintah.

“Kecepatan menyampaikan berita memang penting, tetapi ketepatan dan kebenaran jauh lebih utama. Jangan menggunakan judul bombastis yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” tegasnya.

Insiden tersebut kembali menyoroti tantangan infrastruktur dan aksesibilitas di wilayah pedalaman Kalimantan Timur. Meski demikian, koordinasi lapangan yang cepat memastikan tidak ada gangguan berarti terhadap agenda kerja Pemerintah Provinsi Kaltim. Proses evakuasi kendaraan dilakukan segera, sementara seluruh rangkaian kunjungan Gubernur Rudy Mas’ud di Kabupaten Mahakam Ulu tetap berlangsung sesuai jadwal.(GAA)