Real Madrid Ambruk di Bernabeu! City Comeback, Alonso di Ujung Tanduk
Manchester City membuat Bernabeu terdiam. Dengan comeback 2-1 yang penuh intensitas dan drama, The Citizens bukan hanya mencuri kemenangan dari Real Madrid, tetapi juga semakin menekan Xabi Alonso yang kini berada di ambang krisis besar. Sementara City meroket ke posisi empat, Madrid justru merosot dan kian jauh dari zona aman Liga Champions.

HALLONEWS.COM-Manchester City memperkuat peluang mereka menembus delapan besar fase liga Liga Champions setelah meraih kemenangan comeback 2-1 atas Real Madrid di Santiago Bernabeu, Kamis (11/12/2025) dini hari WIB. Hasil ini menambah tekanan pada pelatih Madrid, Xabi Alonso, yang hanya meraih dua kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi sejak awal November.
Real Madrid memulai laga dengan agresivitas tinggi. Drama langsung terjadi pada menit-menit awal ketika tekel ceroboh Matheus Nunes menjatuhkan Vinicius Junior. Wasit sempat menunjuk titik putih, namun VAR mengoreksi keputusan dan memberikan tendangan bebas tepat di luar kotak penalti.
Tendangan bebas Federico Valverde hampir menjebol gawang Gianluigi Donnarumma, tetapi itu hanya pemanasan bagi tensi laga yang meningkat cepat.
Menit ke-30, Rodrygo akhirnya memutus paceklik gol 33 pertandingannya. Berawal dari penetrasi cepat di sisi kanan, ia melewati Nico O’Reilly sebelum melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dijangkau Donnarumma. Gol ini mengembalikan kepercayaan diri Madrid yang tampil dominan di awal laga.
Namun keunggulan Madrid tidak bertahan lama. City, yang tampil lebih klinis, menyamakan skor hanya tujuh menit kemudian. Thibaut Courtois gagal menghalau sundulan Josko Gvardiol dengan sempurna, dan bola muntah jatuh tepat ke kaki Nico O’Reilly yang tinggal mendorong bola dari jarak tiga yard. Skor berubah menjadi 1-1 dan momentum mulai berpindah ke kubu tamu.
Tak lama setelah gol penyama itu, City mendapatkan penalti setelah Antonio Rudiger menjatuhkan Erling Haaland di kotak terlarang. Wasit Clement Turpin hanya membutuhkan beberapa detik di monitor VAR untuk mengonfirmasi pelanggaran tersebut.
Haaland yang tampil dingin mengeksekusi penalti dengan kaki kanan, mengirim Courtois ke arah berlawanan. Itu adalah gol ke-55 Haaland di Liga Champions — luar biasa karena ia mencapainya hanya dalam 54 pertandingan.
City menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1, dan suasana Bernabeu mulai berubah menjadi tekanan bagi tuan rumah.
Memasuki 10 menit terakhir, Madrid mulai menyadari waktu mereka hampir habis. City terpaksa menumpuk blok pertahanan, namun Madrid tetap kesulitan menemukan celah.
Vinicius Junior menjadi pusat perhatian, tetapi upayanya gagal menembus ketangguhan Donnarumma. Kesempatan terbaik datang dari pemain muda Endrick yang menyundul bola hasil umpan Alvaro Carreras, namun bola membentur mistar gawang,meringkas malam buruk bagi Madrid.
City Naik, Madrid Makin Terpuruk
Kemenangan ini membawa Manchester City naik ke posisi empat klasemen fase liga, dengan peluang bagus menghadapi Bodo/Glimt dan Galatasaray pada awal tahun baru.
Sebaliknya, Real Madrid kini merosot ke posisi tujuh dan masih harus menghadapi Benfica serta Monaco, dua pertandingan yang semakin krusial bagi masa depan mereka dan nasib Xabi Alonso.
Kemenangan City bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga penegasan kekuatan mental dan efektivitas mereka di markas salah satu klub terbesar dunia.
Bagi Real Madrid, tekanan semakin besar. Performa labil, penyelesaian akhir buruk, dan tekanan terhadap Xabi Alonso kini mencapai level yang mengkhawatirkan. (ren)
