Raih 5 Emas dan 2 Perak, Martina Ayu Pratiwi Jadi Pendulang Emas Terbanyak di SEA Games 2025
Martina Ayu Pratiwi tampil luar biasa di cabang triathlon dan jadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Indonesia.

HALLONEWS.COM – SEA Games 2025 di Bangkok usai sudah dan kontingen Indonesia berhasil duduk di peringkat kedua di bawah tuan rumah Thailand.
Dalam perhelatan SEA Games 2025, kontingen Indonesia untuk kali pertama kalinya sejak tahun 1995 menempati urutan kedua di Thailand dengan perolehan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
Presiden Prabowo Subianto pun memberi selamat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir atas prestasi atlet-atlet Indonesia yang meraih 91 medali emas pada SEA Games Ke-33 Tahun 2025 di Thailand.
“Selamat dengan 91 emas, terima kasih. Di satu pihak, saya senyum 91 emas. Di lain pihak, agak pusing juga. Bonusnya besar juga itu,” kata Presiden Prabowo, Sabtu (20/12/2025).
Namun di balik keberhasilan kontingen Indonesia ini, kita patut memberi apresiasi tinggi kepada Martina Ayu Pratiwi, atlet yang bertarung di cabang triathlon ini.
Nama Martina Ayu Pratiwi mencuat jadi sorotan utama setelah tampil luar biasa di cabang triathlon, olahraga yang dikenal paling menguras fisik dan mental.
Di tengah ketatnya persaingan, Martina justru menjelma jadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Indonesia, sebuah prestasi yang menegaskan statusnya sebagai atlet elite nasional.
Dari tujuh nomor yang diikutinya, tujuh medali berhasil dibawa pulang—catatan sempurna yang jarang terjadi di ajang multi-event.
Martina Ayu menyumbangkan lima medali emas dari nomor Beregu Putri Aquathlon, Beregu Campuran Aquathlon, Duathlon Team Relay Putri, Duathlon Beregu Campuran, serta Individual Triathlon.
Di nomor individual, Martina tampil sebagai penentu kemenangan dengan performa stabil sejak start hingga finis, membuktikan ketangguhan fisik sekaligus kecerdasan membaca ritme lomba.
Tak hanya berjaya lewat medali emas, Martina juga menyumbang dua medali perak dari Mixed Triathlon Team Relay dan Women’s Triathlon Team Relay. Peran Martina dalam nomor beregu sangat krusial. Ia jadi jangkar sekaligus motor tim, menjaga kecepatan dan konsistensi agar Indonesia tetap berada di jalur podium.
Prestasi ini menegaskan bahwa Martina Ayu bukan sekadar atlet spesialis individual, melainkan juga pemain tim yang solid.
Kemampuannya beradaptasi dengan pasangan lomba, membaca kondisi lawan, serta menjaga stamina di berbagai format pertandingan membuatnya jadi aset paling berharga bagi kontingen Indonesia di SEA Games 2025.
Lima emas dan dua perak jadi bukti sahih: Martina Ayu Pratiwi adalah mesin emas Indonesia, simbol daya juang, disiplin, dan konsistensi atlet nasional di panggung olahraga.
Lebih dari sekadar angka medali, keberhasilan Martina Ayu Pratiwi membawa pesan penting bagi olahraga nasional. Cabang seperti triathlon—yang kerap luput dari sorotan—ternyata mampu melahirkan bintang besar.(W-2)
