Home - Megapolitan - Profil Uus Kuwanto, dari Lurah, Camat Kini Dipercaya Jadi Sekda DKI Jakarta

Profil Uus Kuwanto, dari Lurah, Camat Kini Dipercaya Jadi Sekda DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anum resmi melantik Uus Kuswanto sebagai Sekda DKI Jakarta,1 Desember 2025, menggantikan Marullah Matali yang pensiun.

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:58 WIB
Profil Uus Kuwanto, dari Lurah, Camat Kini Dipercaya Jadi Sekda DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anum resmi melantik Uus Kuswanto sebagai Sekda DKI Jakarta. Foto : Istimewa

HALLONEWS.COM- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anum resmi melantik Uus Kuswanto sebagai Sekda DKI Jakarta,1 Desember 2025, menggantikan Marullah Matali yang pensiun.

Uus merupakan lulusan IPDN 1995 dengan rekam jejak panjang dari lurah hingga Wali Kota Jakarta Barat. Sebagai Sekda, Uus akan memimpin birokrasi DKI dan mengimplementasikan kebijakan strategis pembangunan Jakarta.

Uus Kuswanto kini memimpin birokrasi sekitar 46.404 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersebar di 5 kota, 44 kecamatan, dan 267 kelurahan, melayani lebih dari 11 juta penduduk Jakarta.

Pelantikannya diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi dan mendukung percepatan transformasi Jakarta menuju kota global, sesuai visi Gubernur Pramono Anung.

Lahir di Ciamis pada 21 Januari 1973, Uus Kuswanto merupakan alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 1995. Ia memulai pengabdiannya di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 1995, meniti jenjang karier dari posisi lurah di berbagai wilayah, termasuk Kampung Rawa dan Mangga Dua Selatan.

Perjalanan ini membentuk dasar pemahamannya tentang tata kelola pemerintahan di Ibu Kota.

Perjalanan karier profil Sekda baru Jakarta Uus Kuswanto terus menanjak dengan menduduki berbagai jabatan strategis. Uus sempat menjadi Lurah Kampung Rawa. Karirnya kemudian melonjak setelah dilantik sebagai Camat Kalideres pada periode 2015-2016, kemudian Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Barat pada 2016-2017.

Uus Kuwanto
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anum resmi melantik Uus Kuswanto sebagai Sekda DKI Jakarta. Foto : Istimewa

Selanjutnya, ia dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta dari tahun 2017 hingga 2019.

Sebelum dilantik sebagai Sekda definitif, Uus juga memiliki pengalaman sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Timur pada 2019-2020 dan Wali Kota Jakarta Barat pada 2020-2021.

Jabatan terakhirnya sebelum menjadi Sekda adalah sebagai Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI. Ia juga sempat dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah DKI Jakarta dari Desember 2022 hingga Februari 2023, menunjukkan kapasitas kepemimpinannya.

Uus Kuswanto sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah baru ini dengan penuh dedikasi. Ia berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menunaikan tugas, serta memastikan pelayanan terbaik dapat diberikan kepada seluruh masyarakat Jakarta. Fokusnya adalah pada efektivitas birokrasi demi kemajuan Ibu Kota.

Uus Kuswanto dikenal sebagai seorang birokrat yang memiliki karakteristik hati-hati, komunikatif, dan mampu membangun jejaring yang luas. Jaringan ini meliputi berbagai tingkatan, dari pejabat tinggi hingga perangkat pemerintahan terbawah. Pelantikannya juga disebut sebagai bagian dari kebutuhan Gubernur untuk menghadirkan pejabat birokrasi yang netral dan tidak berafiliasi politik, menjaga integritas pemerintahan.

Pengalaman panjang profil Sekda baru Jakarta Uus Kuswanto dalam berbagai posisi di Pemprov DKI Jakarta memberinya pemahaman lintas kepemimpinan. Ia telah berinteraksi dengan berbagai pihak, baik dari kalangan sipil, militer, kepolisian, maupun swasta, memperkaya perspektifnya dalam mengambil keputusan. Rekam jejaknya juga mencakup penguatan pelayanan publik, termasuk pembangunan fasilitas keagamaan.

Contoh nyata dari kontribusinya adalah pembangunan masjid berdesain Madinah di Jakarta Barat, yang menunjukkan komitmennya terhadap fasilitas publik. Dengan latar belakang yang kuat dan karakteristik kepemimpinan yang diakui, Uus diharapkan mampu membawa birokrasi DKI Jakarta menjadi lebih efektif dan responsif. Hal ini penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta tantangan pembangunan Ibu Kota yang semakin kompleks.