Home - Ekonomi & Bisnis - Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Harta Rp56 Miliar dan Karier Mentereng di BI-IMF

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Harta Rp56 Miliar dan Karier Mentereng di BI-IMF

Profil Juda Agung, Wakil Menteri Keuangan baru yang dilantik Presiden Prabowo Subianto. Simak perjalanan kariernya di Bank Indonesia, IMF, hingga total kekayaan Rp56 miliar.

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:19 WIB
Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Harta Rp56 Miliar dan Karier Mentereng di BI-IMF
Juda Agung, Menteri Keuangan baru dilantik Presiden Prabowo Subianto. Foto Sekretariat Presiden for Hallonews

HALLONEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kamis (5/2/2026). Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Juda Agung yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).

Juda dipercaya mengisi posisi tersebut menggantikan Thomas Djiwandono yang ditugaskan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Penunjukan Juda Agung dinilai bukan tanpa alasan. Ia dikenal sebagai figur berpengalaman di bidang ekonomi dan moneter, dengan rekam jejak panjang di Bank Indonesia hingga lembaga keuangan internasional.

Juda Agung lahir di Pontianak pada 6 Agustus 1964. Ia memulai perjalanan akademiknya di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan mengambil jurusan Teknologi Pertanian.

Ketertarikannya pada ekonomi dan sistem keuangan kemudian membawanya melanjutkan studi ke University of Birmingham, Inggris.

Di kampus tersebut, Juda meraih gelar Master bidang Bisnis dan Keuangan pada 1995, sebelum menuntaskan pendidikan doktoral (S3) Ekonomi pada 1999.

Karier profesional Juda sebenarnya sudah dimulai sejak awal 1990-an di Bank Indonesia. Pada 1992, ia bergabung sebagai staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter dan sempat mendapat penugasan di Kantor Perwakilan BI di London hingga 1999.

Sekembalinya ke Indonesia, Juda melanjutkan karier sebagai peneliti ekonomi di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI. Kariernya terus berkembang, mulai dari analis senior hingga menduduki posisi strategis sebagai Kepala Bagian riset ekonomi.

Pengalaman internasional Juda semakin kuat saat ia dipercaya menjalankan tugas di International Monetary Fund (IMF). Ia juga pernah menjabat sebagai Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter sebelum akhirnya dipercaya memimpin Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI.

Pada periode 2017-2019, Juda bahkan menduduki posisi Direktur Eksekutif IMF di Washington DC, Amerika Serikat. Setelah kembali ke Tanah Air, ia dipercaya menjadi Asisten Gubernur BI yang menangani stabilitas sistem keuangan dan kebijakan makroprudensial.

Sejak 2022, Juda menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia hingga akhirnya ditunjuk sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 2026.

Selain rekam jejak kariernya, laporan harta kekayaan Juda Agung juga menjadi sorotan publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024, Juda tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp56,08 miliar setelah dikurangi utang Rp1,65 miliar.

Aset terbesar Juda berasal dari properti serta surat berharga. Ia tercatat memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp21,52 miliar yang mayoritas berada di wilayah Jakarta.

Selain itu, Juda juga memiliki surat berharga senilai Rp22,31 miliar serta kas dan setara kas mencapai Rp11,88 miliar. Ia juga melaporkan kepemilikan tiga kendaraan dengan nilai total Rp2,02 miliar.

Dengan pengalaman panjang di sektor moneter dan stabilitas sistem keuangan, kehadiran Juda Agung di Kementerian Keuangan diharapkan mampu memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter pemerintah ke depan. (min)