Home - Ekonomi & Bisnis - Profil Iman Rachman, Mundur dari Dirut BEI, Harta Kekayaanya Tembus Rp38,8 Miliar

Profil Iman Rachman, Mundur dari Dirut BEI, Harta Kekayaanya Tembus Rp38,8 Miliar

Iman Rachman mundur dari Dirut BEI di tengah gejolak IHSG. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya berdasarkan LHKPN.

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:45 WIB
Profil Iman Rachman, Mundur dari Dirut BEI, Harta Kekayaanya Tembus Rp38,8 Miliar
Iman Rachman. Hallonews.com

HALLONEWS.COM – Pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung mengguncang perhatian publik.

Keputusan itu diumumkan Jumat (30/1/2026) di tengah tekanan besar pasar saham setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan tajam dalam dua hari terakhir.

Iman menyatakan langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap situasi pasar. Ia berharap keputusan itu bisa menjadi momentum pemulihan kepercayaan investor.

“Semoga ini menjadi yang terbaik bagi pasar modal kita,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jumat (30/1/2026).

Proses selanjutnya akan mengikuti mekanisme anggaran dasar BEI, termasuk penunjukan pelaksana tugas hingga ditetapkan direktur utama definitif.

Iman Rachman lahir di Jakarta dan menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Padjadjaran, lulus pada 1995. Ia kemudian meraih gelar MBA bidang keuangan dari Leeds University Business School, Inggris, pada 1997.

Kariernya di pasar modal dimulai di PT Danareksa Sekuritas sebagai manajer pada 1998–2003. Ia lalu menjadi Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas selama lebih dari satu dekade.

Pengalaman Iman berlanjut di sejumlah BUMN strategis, antara lain sebagai Direktur Keuangan Pelindo II dan Pelindo III, Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset, hingga Direktur Strategi dan Portofolio PT Pertamina (Persero). Ia resmi memimpin BEI sejak 2022.

Sepanjang kariernya, Iman menerima berbagai penghargaan profesional di bidang kepemimpinan dan keuangan.

Harta Kekayaan Jadi Perhatian

Selain pengunduran dirinya, laporan harta kekayaan Iman juga ikut menjadi sorotan publik.

Berdasarkan data LHKPN, total kekayaan yang dilaporkannya mencapai sekitar Rp38,8 miliar.

Komponen terbesar berasal dari kas dan setara kas senilai lebih dari Rp24 miliar. Ia juga memiliki aset properti berupa tanah dan bangunan bernilai sekitar Rp13 miliar yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

Laporan tersebut turut mencantumkan kepemilikan kendaraan, surat berharga, serta aset bergerak lainnya. Di sisi lain, tercatat pula kewajiban utang miliaran rupiah yang mengurangi total nilai bersih kekayaan.

Data kekayaan tersebut menjadi bagian dari kewajiban transparansi pejabat penyelenggara negara melalui pelaporan resmi ke lembaga terkait.

Di tengah dinamika pasar, pemerintah dan otoritas berharap stabilitas bursa segera pulih melalui langkah reformasi dan penguatan tata kelola pasar modal. (min)