Home - Nasional - Prabowo Geram Lihat Kayu Gelondongan Banjiri Permukiman Aceh Tamiang: “Penebangan Liar Harus Dihentikan!”

Prabowo Geram Lihat Kayu Gelondongan Banjiri Permukiman Aceh Tamiang: “Penebangan Liar Harus Dihentikan!”

Langkah Presiden Prabowo terhenti ketika matanya menangkap tumpukan kayu gelondongan raksasa yang tersangkut di bawah jembatan dan menghantam rumah warga. Di Aceh Tamiang, banjir bukan hanya membawa air bah—tapi juga bukti telanjang kerusakan lingkungan yang tak lagi bisa diabaikan.

Sabtu, 13 Desember 2025 - 7:07 WIB
Prabowo Geram Lihat Kayu Gelondongan Banjiri Permukiman Aceh Tamiang: “Penebangan Liar Harus Dihentikan!”
Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi warga korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025). Foto: X/@prabowo for Hallonews

HALLONEWS.COM-Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025). Dalam kunjungannya, Presiden dibuat tercengang oleh potongan kayu gelondongan berukuran besar yang terbawa arus hingga masuk ke permukiman warga.

Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela rangkaian agenda peninjauan lokasi terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh. Saat menuju Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang, Prabowo sempat meminta rombongan berhenti. Ia ingin melihat lebih dekat tumpukan kayu dan sisa-sisa puing bangunan yang menjadi bukti kekuatan terjangan banjir.

Didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Prabowo menatap serius kayu gelondongan, perabotan rumah tangga, dan material bangunan yang berserakan di bawah jembatan, sementara warga di sekitar masih memulihkan diri dari situasi darurat.

Presiden Tinjau Posko Kesehatan & Pengungsian

Usai meninjau area jembatan, Prabowo melanjutkan kunjungan ke posko kesehatan yang tengah melayani warga. Ia berbicara langsung dengan masyarakat yang sedang berobat, menanyakan kondisi mereka, dan menyampaikan doa untuk kesembuhan.

Kepala Negara juga berdialog dengan para tenaga kesehatan yang sedang bertugas, memastikan pelayanan berjalan optimal.

Presiden kemudian menyapa para warga di posko pengungsian. Di hadapan para korban, ia menegaskan pentingnya menjaga kelestarian alam untuk mencegah bencana besar seperti banjir bandang kembali terjadi.

Prabowo Soroti Penebangan Liar

Dalam pesannya, Prabowo menekankan bahwa kerusakan lingkungan, termasuk penebangan pohon sembarangan, menjadi faktor yang memperparah banjir.

“Kita harus jaga lingkungan kita, alam kita harus kita jaga. Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan. Saya minta pemda semua lebih waspada, lebih awasi,” tegasnya.

Ia meminta pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap praktik penebangan yang tidak terkendali agar musibah serupa bisa diminimalkan.

Pemerintah Pusat Bergerak Cepat

Prabowo juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama semua pihak—pemerintah daerah, TNI, dan Polri, dalam menangani bencana. Ia memastikan pemerintah pusat terus bekerja mempercepat pemulihan Aceh Tamiang.

“Insyaallah pemerintah akan turun membantu semuanya. Saya minta maaf kalau masih ada yang belum terbantu. Kita sedang bekerja keras,” ujar Presiden.

Kunjungan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat menaruh perhatian besar pada bencana di Aceh, sekaligus menguatkan komitmen Prabowo terhadap penanganan lingkungan dan rehabilitasi daerah terdampak. (ren)