Polri Siaga Penuh Hadapi Puncak Arus Mudik Natal dan Tahun Baru
Polri siaga penuh menjelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 24–25 Desember. Komjen Wahyu Widada pastikan rekayasa lalu lintas siap diterapkan untuk jaga kelancaran dan keselamatan.

HALLONEWS.COM-Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menetapkan status siaga penuh dalam mengamankan arus mudik dan balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, menyusul prediksi puncak arus kendaraan akan terjadi pada 24–25 Desember 2025.
Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Wahyu Widada mengatakan, seluruh jajaran kepolisian telah dikerahkan untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas di jalur utama nasional, baik tol maupun arteri.
“Sejak pagi tadi arus lalu lintas masih berjalan normal dan lancar. Belum ada lonjakan kendaraan yang berarti, namun kami tetap siaga penuh menjelang puncak arus mudik pada 24 hingga 25 Desember,” ujarnya saat meninjau Pos Pengamanan Kilometer 57 Tol Jakarta–Cikampek, Selasa (23/12/2025).
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan, Contraflow Berlaku Situasional
Komjen Wahyu menjelaskan, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan contraflow di beberapa ruas tol strategis seperti Jakarta–Cikampek, Cipali, dan Tol Trans-Jawa.
Penerapan contraflow dilakukan secara situasional berdasarkan hasil traffic counting yang memantau volume kendaraan secara real-time.
“Apabila volume kendaraan memenuhi kriteria, maka contraflow akan segera diterapkan. Seluruh personel dari tingkat Polda, Dirlantas, hingga Kapolres sudah kami siagakan di lapangan,” kata Wahyu.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan dan mengurangi risiko kecelakaan akibat kepadatan tinggi di titik-titik rawan.
Fokus Pengamanan di Tol dan Jalur Arteri
Selain jalur tol, Polri juga memperkuat pengamanan di jalur arteri dan alternatif yang biasa digunakan masyarakat untuk menghindari kemacetan.
Menurut Wahyu, pengaturan lalu lintas di jalur arteri akan mencakup pemisahan jalur kendaraan roda dua dan roda empat, serta penempatan personel di titik persimpangan padat.
“Fokus utama kami adalah keamanan dan keselamatan masyarakat di jalan. Ini wujud nyata kehadiran negara melalui Polri yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.
Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah
Di wilayah Karawang, yang menjadi jalur strategis arus mudik menuju Jawa Tengah dan Timur, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah memastikan pihaknya siap mendukung pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025.
“Polres Karawang bersama seluruh instansi terkait siap menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Karawang,” ujar AKBP Fiki.
Ia mengimbau agar masyarakat tetap tertib berlalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta memanfaatkan pos pengamanan dan pos pelayanan yang telah disediakan di sejumlah titik.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan ketika lelah. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.
Masyarakat Diminta Waspada dan Patuh Aturan
Polri juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya memperhatikan kelancaran perjalanan, tetapi juga waspada terhadap potensi kejahatan jalanan serta tidak menyebarkan informasi hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama libur Natal dan Tahun Baru agar momentum Nataru berlangsung aman dan nyaman,” kata Wahyu.
Berdasarkan data Polri, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 1–2 Januari 2026, dengan potensi kepadatan tertinggi di Tol Cipali, Tol Jagorawi, dan ruas Tol Trans-Jawa. (ren)
