Home - Nasional - Pengasuh Pondok Pesantren Alquran Gus Umam Dukung Polri di Bawah Presiden

Pengasuh Pondok Pesantren Alquran Gus Umam Dukung Polri di Bawah Presiden

Sinergi yang kuat antara Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan dengan Kepolisian Republik Indonesia sangat diperlukan demi terwujudnya stabilitas nasional dan supremasi hukum.

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:30 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Alquran Gus Umam Dukung Polri di Bawah Presiden
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur’an, KH Zaimul Umam Nursalim. Hallonews.com

HALLONEWS.COM – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur’an, KH Zaimul Umam Nursalim atau akrab disapa Gus Umam menyampaikan sikap kebangsaan terkait kedudukan Kepolisian Republik Indonesia yang berada di bawah Presiden Republik Indonesia.

Ia memandang bahwa kedudukan Polri di bawah presiden sangat tepat dan itu merupakan bagian dari ikhtiar konstitusional untuk memastikan terwujudnya keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum yang adil serta berkeadaban di tengah-tengah masyarakat.

“Hal ini sejalan dengan prinsip maslahah ‘ammah yang menjadi landasan utama dalam menjaga jiwa, harta, akal, agama, dan kehormatan seluruh warga negara,” kata Gus Umam, Kamis (29/1/2026).

Menurut dia, dalam perspektif keislaman, menjaga keamanan dan ketertiban merupakan prasyarat utama bagi terlaksananya kehidupan bermasyarakat yang damai, tegaknya keadilan, serta berkembangnya dakwah dan pendidikan.

Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan dengan Kepolisian Republik Indonesia sangat diperlukan demi terwujudnya stabilitas nasional dan supremasi hukum.

“Kami mengajak seluruh komponen bangsa yaitu para ulama, santri, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen rakyat Indonesia untuk bersama-sama mendoakan agar Kepolisian Republik Indonesia senantiasa diberi kekuatan, keikhlasan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanahnya di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia,” ucapnya.

Ia berharap Polri tetap diberi kekuatan menjaga bangsa dan negara, bekerja secara profesional, humanis, dan berkeadilan.

“Kami berharap kebersamaan dan persatuan seluruh elemen bangsa ini dapat menjadi wasilah dalam mewujudkan Indonesia yang maju, aman, damai, serta diridhai oleh Allah SWT,” tandasnya. (min)