Home - Megapolitan - Pemprov DKI Jakarta Manfaatkan Acara Akhir Tahun 2025 untuk Galang Bantuan

Pemprov DKI Jakarta Manfaatkan Acara Akhir Tahun 2025 untuk Galang Bantuan

Pemprov DKI Jakarta menginisiasi penggalangan donasi kemanusiaan bagi korban bencana alam di Pulau Sumatra melalui program Donasi Jakarta untuk Indonesia.

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta Manfaatkan Acara Akhir Tahun 2025 untuk Galang Bantuan
Teks Foto: Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim. Foto: Dokumen Hallonews.

HALLONEWS.COM– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menginisiasi penggalangan donasi kemanusiaan bagi korban bencana alam di Pulau Sumatra melalui program Donasi Jakarta untuk Indonesia.

Program ini dirancang untuk memudahkan partisipasi publik, khususnya masyarakat yang menghadiri berbagai rangkaian kegiatan akhir tahun di Jakarta.

Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim, menyampaikan bahwa Pemprov DKI menggandeng BAZNAS BAZIS DKI Jakarta serta Bank Jakarta untuk menghadirkan sistem donasi digital berbasis QRIS.

“Skema ini memungkinkan masyarakat menyalurkan bantuan secara cepat dan praktis di tengah perayaan penghujung tahun,” katanya kepada wartawan Jumat (26/12/2025).

Menurut Chico, akses donasi tidak hanya tersedia secara daring melalui akun resmi Instagram @baznasbazisdkijakarta, tetapi juga disediakan secara langsung di berbagai lokasi acara publik.

“Langkah ini diambil agar semangat solidaritas dan kepedulian sosial tetap tumbuh di tengah kemeriahan malam pergantian tahun,” ujarnya.

Melalui koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Pemprov DKI menempatkan kode QR donasi di sejumlah titik strategis pusat keramaian.

“Dengan demikian, masyarakat dapat berdonasi secara aman dan nyaman tanpa mengganggu aktivitas perayaan yang tengah berlangsung,” ucapnya.

Ia menuturkan, adapun lokasi penempatan QRIS donasi mencakup berbagai agenda Malam Tahun Baru 2026, seperti Bundaran HI, Sarinah, kawasan Kota Tua, Museum Prasasti Jakarta Pusat, Mal Artha Gading Jakarta Utara, kantor wali kota di lima wilayah administrasi, Monas, Lapangan Banteng, Jakarta Light Festival, hingga Kepulauan Seribu.

Chico menambahkan, seluruh donasi yang terkumpul dalam setiap kegiatan dapat dipantau secara real time oleh Dinas Parekraf.

Sistem pemantauan ini diharapkan memperkuat transparansi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan donasi kemanusiaan.

“Pemprov DKI Jakarta berharap program Donasi Jakarta untuk Indonesia dapat menjadi sarana gotong royong warga ibu kota dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam di Sumatra, sekaligus memperkuat nilai solidaritas nasional di momen pergantian tahun,” pungkasnya. (ALS)