Home - Megapolitan - Paus Leo XIV Tunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Bogor

Paus Leo XIV Tunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Bogor

Uskup Bogor Mgr Paskalis Bruno  Syukur, O.F.M resmi mengundurkan diri setelah pengunduran dirinya diterima Takhta Suci Vatikan.

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:48 WIB
Paus Leo XIV Tunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Bogor
Sekretariat Keuskupan Bogor di Jalan Kapten Muslihat, dalam komplek gereja Katedral Bogor. (opy)

HALLONEWS.COM – Mundurnya Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur, OFM dari jabatannya mengejutkan publik.

Melalui tayangan di sosial media, jika surat pengunduran diri Uskup Paskalis Bruno Syukur, sudah diterima Takhta Suci Vatikan.

Nama Uskup Mgr Paskalis Bruno Syukur, sempat viral beberapa tahun lalu, saat menolak diangkat menjadi Kardinal pada Oktober 2024.

Mgr Paskalis saat memilih tetap menjalani pendalaman spiritual sebagai biarawan Fransiskan.

Dengan mengundurkan diri sebagai Uskup Bogor, Mgr Paskalis kembali menegaskan konsistensinya dalam memaknai jabatan sebagai tugas perutusan, bukan tujuan pribadi.

Wartawan media ini lalu mendatangi sekretariat Keuskupan Bogor di Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor.

Wartawan media ini mencoba menggali informasi apa alasan dibalik surat pengunduran diri Mgr Paskalis mengutip 2 Timotius 4:7 dari Alkitab.

Pada ayat Alkitab ini berbunyi, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.”

Yuli, kepala Sekretariat Keuskupan Bogor saat ditemui dilantai 3 mengatakan, pengunduran diri Uskup secara tiba-tiba, membuat mereka semua kaget.

“Kami semua kaget. Keputusan Uskup Paskalis kami tau setelah ada berita,” kata Yuli kepada wartawan media ini Selasa (20/1/2026).

Saat ditanya keputusan yang tiba-tiba ini, karena alasan kesehatan atau ada alasan lain, Yuli memilih diam.

“Benar sekretariat Keuskupan disini, dilantai 3, tapi soal apa alasan pak Uskup, saya dan kami semua kaget,” kata Yuli diplomatis.

Yuli meminta agar bertemu dengan Romo Marcel jika ingin mendapat pernyataan lebih.

Namun saat dikonfirmasi wartawan media ini lewat WA, Romo Marcel tidak merespons.

Dikutip dari sosial media, Uskup Paskalis mengatakan, bahwa keputusan tersebut diterima dalam semangat ketaatan kepada Takhta Suci.

Mgr Paskalis juga menyebut setiap keputusan gerejawi diyakini sebagai bagian dari rencana Tuhan yang lebih besar.

Pasca surat pengunduran dirinya diterima, dan demi kesinambungan pelayanan, Paus Fransiskus menunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono, Uskup Purwokerto, sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Bogor.

Penunjukan ini bersifat sementara hingga Vatikan menetapkan Uskup definitif yang baru.
Mgr Christophorus akan menjalankan fungsi kepemimpinan pastoral dan administratif selama masa transisi.

Paus Leo XIV secara resmi menerima pengunduran diri Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM dari tugas pelayanan pastoralnya sebagai Uskup Bogor. Keputusan tersebut diumumkan oleh Vatikan melalui siaran pers yang dirilis Kantor Pers Takhta Suci pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 12.00 waktu Roma atau 18.00 WIB.

Mgr. Paskalis menyampaikan keyakinannya, bahwa setiap keputusan yang diambil Takhta Suci merupakan bagian dari rencana ilahi.

Ia menegaskan bahwa ketaatan kepada Paus dan Gereja universal merupakan komitmen yang selalu dipegangnya sejak awal pelayanan imamat dan episkopal.

Sementara itu, Mgr. Christophorus Tri Harsono menyatakan kesiapannya menjalankan mandat yang diberikan Takhta Suci.

“Saya akan melanjutkan pelayanan pastoral dan administratif Keuskupan Bogor dengan penuh tanggung jawab selama masa transisi kepemimpinan,” kata Mgr. Christophorus Tri Harsono. (opy)