Home - Nasional - OTT PN Depok, Ketua dan Wakil Ketua Turut Diamankan KPK

OTT PN Depok, Ketua dan Wakil Ketua Turut Diamankan KPK

KPK menggelar OTT di Depok dan mengamankan tujuh orang, termasuk Ketua dan Wakil Ketua PN Depok. Dalam operasi tersebut, penyidik turut menyita uang ratusan juta rupiah.

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:23 WIB
OTT PN Depok, Ketua dan Wakil Ketua Turut Diamankan KPK
Penyidik KPK. Hallonews.com

HALLONEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang mengejutkan publik. Dalam operasi yang digelar di wilayah Depok, Jawa Barat, Kamis malam (5/2/2026), tim penyidik KPK mengamankan tujuh orang dari unsur pengadilan dan pihak swasta.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, tiga orang yang diamankan berasal dari lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Depok. Di antaranya adalah Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta, serta Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan.

Selain pejabat pengadilan, KPK juga mengamankan empat orang dari pihak perusahaan swasta PT Karabha Digdaya. Salah satu yang turut diamankan diketahui merupakan pimpinan perusahaan tersebut.

“Pihak-pihak yang diamankan sampai dengan sore ini masih terus dilakukan pemeriksaan secara intensif,” tutur Budi, Jumat (6/2/2026).

Dalam operasi tersebut, penyidik KPK turut mengamankan sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.

Nilai uang yang disita disebut mencapai ratusan juta rupiah, meskipun hingga kini KPK belum mengungkap nominal pasti maupun asal dana tersebut.

KPK menyatakan seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan para pihak tersebut.

Hingga saat ini, lembaga antirasuah masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing pihak serta kronologi dugaan transaksi yang menjadi dasar operasi tangkap tangan tersebut.

KPK memiliki waktu sesuai ketentuan hukum untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Penyidik juga terus mengumpulkan bukti tambahan guna mengungkap secara menyeluruh dugaan praktik korupsi yang terjadi.

Operasi ini kembali menegaskan komitmen KPK dalam menindak dugaan praktik korupsi, termasuk yang melibatkan aparat penegak hukum dan sektor swasta. (min)