Home - Gaya Hidup - Oscar Pindah ke YouTube Mulai 2029, Siaran Gratis Akhiri Era Panjang ABC

Oscar Pindah ke YouTube Mulai 2029, Siaran Gratis Akhiri Era Panjang ABC

Ajang Academy Awards atau Oscar akan memasuki babak baru setelah dipastikan disiarkan secara langsung dan gratis melalui YouTube mulai 2029, mengakhiri dominasi jaringan televisi ABC yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Sabtu, 20 Desember 2025 - 0:51 WIB
Oscar Pindah ke YouTube Mulai 2029, Siaran Gratis Akhiri Era Panjang ABC
Piala Oscar dipajang dalam ajang Academy Awards, yang mulai 2029 akan disiarkan langsung dan gratis melalui YouTube. Foto: Sky News for Hallonews

HALLONEWS.COM – Academy of Motion Picture Arts and Sciences mengumumkan kesepakatan besar dengan YouTube yang menjadikan platform milik Google tersebut sebagai pemegang hak siar eksklusif global ajang Academy Awards mulai 2029 hingga 2033.

Dengan kesepakatan ini, Oscar akan tersedia secara gratis bagi lebih dari dua miliar pengguna YouTube di seluruh dunia. Siaran tersebut tidak hanya mencakup malam puncak penghargaan, tetapi juga seluruh rangkaian acara pendukung, termasuk karpet merah, pengumuman nominasi, Governors Awards, hingga akses ke Governors Ball.

Selama beberapa dekade, Oscar identik dengan jaringan televisi ABC. Namun, tahun 2028 akan menjadi penayangan terakhir Oscar di ABC, bertepatan dengan peringatan 100 tahun Academy Awards.

Dalam pernyataan resmi di situs Academy Awards, disebutkan bahwa seluruh rangkaian Oscar akan disiarkan langsung dan gratis melalui YouTube secara global, sementara pelanggan YouTube TV di Amerika Serikat juga dapat menikmati siaran tersebut.

“Kami sangat gembira menjalin kemitraan global dengan YouTube sebagai rumah masa depan Oscar dan program akademi sepanjang tahun,” ujar CEO Academy, Bill Kramer, bersama Presiden Academy, Lynette Howell Taylor seperti dikutip dari Sky News, Sabtu (20/12/2025).

Menurut mereka, kerja sama ini akan memperluas jangkauan Oscar ke audiens global yang jauh lebih luas, sekaligus menyesuaikan diri dengan perubahan pola konsumsi hiburan yang semakin bergeser ke platform digital.

CEO YouTube Neal Mohan menyebut Oscar sebagai salah satu institusi budaya paling penting dalam industri hiburan global.

“Bermitra dengan Academy untuk menghadirkan perayaan seni dan penceritaan ini kepada penonton di seluruh dunia akan menginspirasi generasi baru kreator dan pencinta film, sambil tetap menghormati warisan panjang Oscar,” katanya.

Siaran Oscar di YouTube nantinya akan dilengkapi dengan berbagai pilihan bahasa, termasuk trek audio multibahasa serta fitur teks tertutup (closed captioning), guna menjangkau audiens internasional yang lebih luas.

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penonton Oscar mengalami fluktuasi. Academy Awards tahun lalu disaksikan oleh 19,7 juta pemirsa di ABC—angka tertinggi dalam lima tahun terakhir, namun masih jauh di bawah rekor tertinggi 57 juta penonton yang dicapai pada 1998.

Secara historis, Oscar pertama kali disiarkan oleh NBC pada 1953 sebelum ABC mengambil alih hak siar pada 1961. Kecuali periode singkat antara 1971 hingga 1975 saat NBC kembali menayangkan acara tersebut, ABC hampir selalu menjadi rumah siaran Oscar hingga kesepakatan baru dengan YouTube ini diumumkan.

Perpindahan Oscar ke YouTube menandai perubahan besar dalam lanskap penyiaran hiburan global, sekaligus mencerminkan pergeseran industri dari televisi konvensional ke platform digital. (ren)