Home - Internasional - Obama dan Clinton Murka: “Berdiri Tegak!” Dua Warga AS Tewas Ditembak Agen Imigrasi di Minneapolis

Obama dan Clinton Murka: “Berdiri Tegak!” Dua Warga AS Tewas Ditembak Agen Imigrasi di Minneapolis

Obama dan Clinton murka usai dua warga AS tewas ditembak agen imigrasi federal di Minneapolis. Penembakan Alex Pretti memicu protes, kecaman publik, dan tekanan terhadap pemerintahan Trump.

Senin, 26 Januari 2026 - 12:46 WIB
Obama dan Clinton Murka: “Berdiri Tegak!” Dua Warga AS Tewas Ditembak Agen Imigrasi di Minneapolis
Demonstran memprotes aksi agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) di Minneapolis setelah dua warga negara AS tewas ditembak dalam kurun tiga minggu. Foto: Sky News for Hallonews

HALLONEWS.COM-Mantan Presiden AS Barack Obama dan Bill Clinton angkat suara keras pada Minggu, 25 Januari 2026, menyusul penembakan dua warga negara Amerika oleh agen imigrasi federal di Minneapolis dalam waktu kurang dari tiga minggu.

Kasus terbaru terjadi Sabtu, 24 Januari 2026, ketika Alex Pretti (37), seorang perawat ICU, ditembak mati agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) saat terjadi pergumulan di jalan yang licin. Ia menjadi korban kedua setelah Renee Good (37) tewas ditembak petugas imigrasi di kota yang sama awal Januari lalu.

Pemerintahan Donald Trump langsung mengklaim Pretti berniat melukai agen dan menyebut adanya senjata api. Namun, video yang diverifikasi media AS menunjukkan Pretti tidak pernah mengeluarkan senjata dan ditembak beberapa detik setelah disemprot zat kimia dan dijatuhkan ke tanah.

Trump kemudian menyalahkan Partai Demokrat Minnesota, termasuk Gubernur Tim Walz dan Wali Kota Minneapolis Jacob Frey, dengan menuding kebijakan “kota suaka” sebagai penyebab tragedi. Klaim itu memicu gelombang kecaman.

Orang tua Alex Pretti mengecam keras narasi pemerintah, menyebutnya sebagai “kebohongan menjijikkan” tentang putra mereka.

Dalam pernyataan bersama pada Minggu, Barack dan Michelle Obama menyebut penembakan tersebut sebagai “peringatan serius” bahwa nilai-nilai inti Amerika Serikat “semakin diserang.”

Beberapa jam kemudian, Bill Clinton menyatakan bahwa apa yang terjadi tidak dapat diterima. Ia menyoroti perlakuan aparat terhadap demonstran damai hingga berujung kematian warga sipil.

“Dalam kasus Renee Good dan Alex Pretti, mereka ditembak dan dibunuh. Warga Amerika harus berdiri tegak dan bersuara,” tegas Clinton.

Minneapolis Bergolak

Pada Minggu, ratusan warga turun ke jalan memprotes ICE. Aksi berlangsung di tengah pengerahan besar-besaran agen imigrasi dalam Operasi Metro Surge, yang menargetkan Minneapolis, kota dengan populasi imigran Somalia besar.

Jaksa Agung Minnesota Keith Ellison membantah tuduhan Trump soal penipuan.

“Jika ini soal penipuan, yang dikirim adalah akuntan forensik. Tapi yang datang justru orang-orang bersenjata dan bertopeng,” ujarnya.

Tekanan publik terhadap kebijakan imigrasi Trump terus meningkat, seiring maraknya video penangkapan oleh agen bertopeng di ruang publik, termasuk terhadap anak-anak. (ren)