Home - Teknologi & Digital - Misi Dipangkas, NASA Buka Opsi Pulangkan Astronot Crew-11 yang Sakit

Misi Dipangkas, NASA Buka Opsi Pulangkan Astronot Crew-11 yang Sakit

NASA pertimbangkan memulangkan awak ISS lebih awal akibat masalah medis. Spacewalk dibatalkan, misi Crew-11 terancam dipangkas.

Jumat, 9 Januari 2026 - 7:30 WIB
Misi Dipangkas, NASA Buka Opsi Pulangkan Astronot Crew-11 yang Sakit
(Kiri) Kosmonaut Roscosmos Oleg Platonov, astronot NASA Mike Fincke dan Zena Cardman, serta astronot JAXA Kimiya Yui. (SpaceX/Sky N

HALLONEWS.COM – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tengah menghadapi situasi sensitif di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Seorang astronot dari misi Crew-11 dilaporkan mengalami masalah medis dan memicu pertimbangan serius untuk mengakhiri misi lebih awal dari jadwal semula.

Kondisi tersebut membuat NASA membatalkan aktivitas berjalan di luar angkasa (spacewalk) yang sedianya dilaksanakan Kamis (8/1/2026).

Spacewalk ini awalnya dirancang untuk pemasangan perangkat penting di bagian luar ISS oleh dua astronot senior, Mike Fincke dan Zena Cardman.

Juru bicara NASA menyatakan bahwa astronot yang mengalami gangguan kesehatan berada dalam kondisi stabil dan terus dipantau oleh tim medis di Bumi. Demi menjaga privasi, identitas astronot tersebut tidak diungkapkan ke publik.

“Keselamatan awak adalah prioritas utama. Kami sedang meninjau seluruh opsi yang tersedia, termasuk kemungkinan mengakhiri misi Crew-11 lebih cepat,” ujar juru bicara NASA seperti dikutip Sky News, Kamis (8/1/2026).

Crew-11 telah menghuni ISS sejak Agustus tahun lalu dan dijadwalkan kembali ke Bumi sekitar Mei mendatang.

Jika misi dipersingkat, NASA harus mengoordinasikan pengganti awak, sebuah langkah kompleks yang melibatkan jadwal peluncuran, kesiapan kapsul, serta kerja sama internasional.

Misi ini melibatkan empat awak lintas negara, yakni astronot NASA Mike Fincke dan Zena Cardman, astronot JAXA Kimiya Yui, serta kosmonot Roscosmos Oleg Platonov.

Kolaborasi multinasional ini jadi simbol keberlanjutan kerja sama antariksa global di tengah dinamika geopolitik dunia.

NASA menegaskan bahwa pembatalan spacewalk bukanlah hal luar biasa. Dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan serupa pernah dihentikan akibat gangguan teknis maupun kondisi fisik awak, termasuk ketidaknyamanan pada pakaian antariksa hingga masalah saraf.

Menariknya, para awak Crew-11 juga terlibat dalam berbagai eksperimen kesehatan, seperti simulasi pendaratan bulan, pemeriksaan mata dan fungsi otak, hingga pemindaian MRI. Meski demikian, NASA menegaskan belum ada bukti bahwa eksperimen tersebut berkaitan langsung dengan masalah medis yang terjadi.

ISS sendiri telah dihuni secara berkelanjutan selama lebih dari 25 tahun, dengan durasi misi rata-rata enam hingga delapan bulan. Situasi ini kembali menyoroti tantangan besar kesehatan manusia dalam misi luar angkasa jangka panjang.

NASA menyatakan akan menyampaikan pembaruan resmi dalam 24 jam ke depan seiring evaluasi lanjutan terhadap kondisi awak dan kelangsungan misi Crew-11.(wib)