Mendagri Kumpulkan Forkopimda di Bogor, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 resmi digelar Kemendagri di Sentul. Presiden Prabowo dijadwalkan membuka acara yang menyoroti sinergi pusat-daerah dan target ekonomi 8 persen.

HALLONEWS.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Sejak pagi hari, suasana di kawasan SICC tampak ramai. Sejumlah kepala daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mulai berdatangan sekitar pukul 06.00 WIB. Pengamanan ketat diterapkan di seluruh pintu masuk arena kegiatan.
Terpantau hadir dalam Rakornas tersebut antara lain Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Harli Siregar.
Selain itu, unsur TNI, Polri, kejaksaan, serta perwakilan instansi negara lainnya turut meramaikan acara.
Disambut Marching Band, Pengamanan Diperketat
Kedatangan para pejabat negara disambut dengan atraksi marching band, menambah kemeriahan pembukaan Rakornas.
Aparat keamanan tampak melakukan pemeriksaan berlapis untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan berskala nasional tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka secara resmi Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
Forum ini menjadi agenda strategis Kemendagri dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Rakornas ini menghadirkan kepala daerah dari seluruh Indonesia bersama unsur Forkopimda sebagai wadah penyamaan persepsi dan penguatan koordinasi lintas sektor.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan menyampaikan bahwa Rakornas 2026 bertujuan memberikan arahan strategis kepada seluruh kepala daerah dan pemangku kepentingan.
“Rakornas ini difokuskan untuk mendukung implementasi program prioritas presiden menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam mempercepat pencapaian kedaulatan pangan dan energi, serta membangun ekonomi yang produktif dan inklusif,” ujar Benni di Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Ia menambahkan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen, yang membutuhkan kolaborasi kuat antara pusat dan daerah.
Forum Strategis Nasional
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 dipandang sebagai forum penting untuk menyelaraskan kebijakan nasional dengan pelaksanaan di daerah, sekaligus memastikan program strategis pemerintah berjalan efektif dan berkelanjutan. (min)
