Home - Olahraga - Masa Depan Harvey Elliott Tidak Pasti Setelah Unai Emery “Tutup Pintu” Permanenkan Dirinya

Masa Depan Harvey Elliott Tidak Pasti Setelah Unai Emery “Tutup Pintu” Permanenkan Dirinya

Masa depan Harvey Elliott tak pasti setelah Aston Villa tolak permanenkan, Liverpool hadapi dilema transfer, regulasi FIFA hambat opsi pinjaman.

Sabtu, 3 Januari 2026 - 7:00 WIB
Masa Depan Harvey Elliott Tidak Pasti Setelah Unai Emery “Tutup Pintu” Permanenkan Dirinya
Gelandang Serang Liverpool Harvey Elliot bersama almarhum Diogo Jota (IG Harvey Elliot )

HALLONEWS.COM – Masa depan Harvey Elliott kembali diliputi ketidakpastian setelah manajer Aston Villa, Unai Emery, secara terbuka mengakui bahwa klubnya tidak berniat mempermanenkan sang gelandang asal Liverpool itu.

Pengakuan Emry praktis membuat peluang transfer Elliot senilai £35 juta ke Villa hampir pasti kandas.

Elliott, yang didatangkan Villa dengan status pinjaman sejak 1 September, justru lebih banyak dipinggirkan. Bukan karena performa jeleknya di lapangan, melainkan ada faktor lain yakni Villa khawatir harus membeli Elliott secara permanen jika sang pemain mencapai 10 penampilan kompetitif.

Hingga kini, pemain berusia 22 tahun itu baru tampil empat kali di Premier League, dengan hanya satu kali menjadi starter.

Dalam konferensi pers jelang laga melawan Nottingham Forest, Emery buka suara bahwa keputusan klub sudah diambil sejak dua bulan lalu. Aston Villa disebut tidak yakin untuk mengeluarkan dana besar demi Elliott.

“Kami memutuskan dua bulan lalu bahwa kami tidak yakin untuk mengontraknya dengan biaya tersebut,” ujar Emery seperti dikutip Liverpool Echo, Jumat (2/1/2026).

Keputusan Villa ini pastilah memunculkan dilema bagi Liverpool. Awalnya, klausul pembelian Elliott dipandang sebagai peluang bagi The Reds untuk mendapatkan dana segar. Namun, sikap hati-hati Villa membuat rencana tersebut berantakan.

Situasi Elliott kian rumit karena regulasi FIFA melarang pemain tampil untuk tiga klub dalam satu musim. Artinya, jika ia kembali ke Liverpool pada Januari, peluang untuk dipinjamkan ke klub lain juga praktis tertutup.
Bagi Liverpool, kegagalan transfer ini memaksa manajemen untuk memikirkan ulang masa depan Elliott, apakah ingin dipertahankan sebagai aset jangka panjang atau tidak. (wib)