Home - Megapolitan - Magnet Ekonomi Baru! Bekasi Mantapkan Posisi Daerah Pusat Investasi Nasional

Magnet Ekonomi Baru! Bekasi Mantapkan Posisi Daerah Pusat Investasi Nasional

Kota dan Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan diri sebagai pusat investasi di wilayah timur Jakarta. Di Kota Bekasi, investasi tetap tinggi berkat sektor perdagangan dan jasa.

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:04 WIB
Magnet Ekonomi Baru! Bekasi Mantapkan Posisi Daerah Pusat Investasi Nasional
Penampakan ruang udara Kota Bekasi. Foto: Humas Pemkot Bekasi

HALLONEWS.COM – Kota dan Kabupaten Bekasi kembali menegaskan posisinya sebagai episentrum investasi di kawasan timur Jakarta. Di Kota Bekasi, arus investasi masih kuat dan moncer lantaran ditopang sektor perdagangan dan jasa.

Sementara Kabupaten Bekasi mempertahankan predikat sebagai lumbung investasi industri terbesar di Jawa Barat. Hingga triwulan III tahun 2025, realisasi investasi di Kota Bekasi telah mencapai Rp9,5 triliun dari target tahunan Rp14,6 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi Priadi Santoso menyebut capaian tersebut menunjukkan konsistensi minat investor terhadap kota berbasis jasa dan perdagangan ini.

“Sampai triwulan III sudah mencapai Rp9.508.805.378.988,” kata Priadi, Kamis (4/12/2024).

Priadi menyampaikan bahwa realisasi triwulan IV akan dipublikasikan pada awal 2026. Pihaknya kini fokus menertibkan pelaporan penanaman modal dan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha.

“Kami terus melakukan sosialisasi agar seluruh pelaku usaha patuh terhadap laporan kegiatan penanaman modal,” ujarnya.

Selain meningkatkan kepatuhan laporan, Pemkot Bekasi mendorong percepatan layanan perizinan agar iklim usaha tetap kompetitif. Sektor perdagangan dan jasa disebut masih menjadi magnet utama, disusul sektor telekomunikasi yang tumbuh seiring percepatan digitalisasi.

“Sektor perdagangan dan jasa masih favorit. Kedua, telekomunikasi dalam sektor digitalisasi mulai menunjukkan potensi signifikan,” ucapnya.

Kabupaten Bekasi Primadona Investasi Industri

Sementara itu, Kabupaten Bekasi tetap menjadi tujuan utama investasi berkat keberadaan kawasan industri terpadu yang saling terkoneksi di koridor timur Jakarta. Apalagi, Kabupaten Bekasi merupakan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Hasyim Adnan, menyebut aktivitas industri di wilayahnya terus menggeliat, ditandai stabilnya laporan realisasi penanaman modal dari perusahaan.

“Kami belum menerima laporan adanya perusahaan yang merelokasi pabrik. Selama ini hanya menerima laporan realisasi penanaman modal,” katanya.

Hingga akhir semester I tahun 2025, Kabupaten Bekasi membukukan total investasi lebih dari Rp40 triliun, terdiri atas Rp24 triliun lebih PMA dan Rp15 triliun lebih PMDN. Angka ini tercatat sebagai yang tertinggi di antara seluruh kota/kabupaten di Jawa Barat.

“Jumlah ini pun dipastikan terus meningkat menjelang akhir tahun,” ucap Hasyim.

Dengan kombinasi dominasi jasa-perdagangan di Kota Bekasi dan kekuatan industri di Kabupaten Bekasi, wilayah Bekasi secara keseluruhan terus memantapkan diri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi strategis di Indonesia.