Home - Nusantara - Lumpur Banjir Disulap Jadi Sarana Produktif Komoditas Pangan

Lumpur Banjir Disulap Jadi Sarana Produktif Komoditas Pangan

Kapolda Aceh bagikan 20.000 karung tanam dari lumpur banjir untuk warga Aceh Tamiang. Inovasi Polri dorong pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan pascabencana.

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:30 WIB
Lumpur Banjir Disulap Jadi Sarana Produktif Komoditas Pangan
Polisi menunjukkan karung dan paket bibit pertanian kepada Polres Aceh Tamiang. Humas Polri for Hallonews.com

HALLONEWS.COM – Bencana banjir yang sempat meninggalkan luka kini berubah menjadi peluang kebangkitan. Kepolisian Daerah Aceh menghadirkan terobosan unik dengan memanfaatkan lumpur sisa banjir sebagai media tanam untuk membantu pemulihan ekonomi warga.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyerahkan 20.000 karung tanam dan 500 paket bibit pertanian kepada Polres Aceh Tamiang, Selasa (13/1/2026).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana dan penguatan ketahanan pangan.

Yang menarik, karung-karung tanam tersebut diisi lumpur bekas banjir yang telah dikeringkan dan diolah, sehingga layak digunakan sebagai media pertanian.

Lumpur yang sebelumnya menjadi simbol kerusakan, kini disulap menjadi sarana produktif untuk menanam berbagai komoditas pangan.

Kapolda Aceh menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran Polri yang tidak berhenti pada penanganan darurat bencana, tetapi berlanjut hingga proses pemulihan kehidupan masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa dari sisa bencana pun masih bisa lahir harapan. Lumpur banjir ini kita olah agar bermanfaat dan bernilai bagi masyarakat,” ujar Marzuki.

Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu mendorong warga kembali produktif, meningkatkan ekonomi keluarga, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah terdampak.

Penyerahan bantuan ini juga mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pendekatan humanis Polri, yang hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

Dari lumpur yang dulu membawa duka, kini tumbuh benih masa depan. Polri tak hanya menjaga keamanan, tetapi turut menanam harapan bersama rakyat. (min)