Home - Nusantara - Komitmen Memajukan Kebudayaan Nasional, Menbud Resmikan Cungkup Prasasti Batutulis

Komitmen Memajukan Kebudayaan Nasional, Menbud Resmikan Cungkup Prasasti Batutulis

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Cungkup Prasasti Batutulis di Bogor sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memajukan kebudayaan nasional dan pelestarian sejarah Pajajaran.

Kamis, 1 Januari 2026 - 7:20 WIB
Komitmen Memajukan Kebudayaan Nasional, Menbud Resmikan Cungkup Prasasti Batutulis
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Cungkup Prasasti Batutulis. Foto: Humas Pemkot Bogor

HALLONEWS.COM — Di penghujung tahun 2025, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon meresmikan Cungkup Prasasti Batutulis yang telah selesai direvitalisasi, Rabu (31/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Fadli Zon didampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman.

Fadli Zon menyampaikan bahwa revitalisasi Cungkup Prasasti Batutulis berawal dari pertemuannya dengan Wali Kota Bogor saat meninjau kawasan Batutulis beberapa waktu lalu. Revitalisasi ini, kata dia, merupakan bentuk komitmen kuat pemerintah dalam memajukan kebudayaan nasional.

“Hari ini kita meresmikan revitalisasi cungkup dari prasasti yang sangat masyhur, yaitu Prasasti Batutulis. Prasasti ini menjadi penanda kejayaan Kerajaan Pajajaran sekaligus ikon penting bagi Kota Bogor dan Jawa Barat,” ujar Fadli Zon.

Ia menambahkan, kawasan Prasasti Batutulis yang sebelumnya terhalang tembok dan terpisah dengan Bumi Ageung—kawasan yang direncanakan menjadi Museum Pajajaran—kini telah terintegrasi.

WhatsApp Image 2026 01 01 at 01.22.27
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Cungkup Prasasti Batutulis.
Foto: Humas Pemkot Bogor

Ke depan, lanjut Fadli, Museum Pajajaran akan berfungsi sebagai ruang penyimpanan artefak sekaligus pusat narasi sejarah Kerajaan Pajajaran dan kebudayaan Sunda.

“Selain itu, direncanakan pula pembangunan amphitheater yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan seni, seminar, dan lokakarya bagi generasi muda,” ungkapnya.

Menurut Fadli Zon, revitalisasi ini juga merupakan langkah awal perlindungan fisik prasasti untuk mencegah pelapukan dan kerusakan akibat kontak langsung, seperti disentuh atau disiram cairan tertentu.

“Oleh karena itu, Kementerian Kebudayaan memberikan pelindung kaca. Meskipun dilindungi, prasasti tetap dapat terlihat jelas dan kelestariannya tetap terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat, atas arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian budaya tersebut.

WhatsApp Image 2026 01 01 at 01.22.27 1
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Cungkup Prasasti Batutulis.
Foto: Humas Pemkot Bogor

“Kami telah menurunkan tim untuk bersama-sama menyusun perencanaan pembangunan Museum Pajajaran. Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disiapkan kurang lebih sebesar Rp16 miliar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendukung penuh dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor,” tuturnya.

Ia menambahkan, pelestarian kebudayaan merupakan agenda strategis yang menyangkut keberlanjutan nilai sejarah bagi generasi penerus.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan pemerintah provinsi terhadap pelestarian kawasan bersejarah Batutulis.

Ke depan, kata Dedie, Pemerintah Kota Bogor bersama Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus memperkuat sinergi dalam pengelolaan kawasan tersebut.

“Yang terpenting adalah bagaimana kawasan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan melalui peluang usaha, seperti penyediaan suvenir, merchandise, hingga kafe kuliner bagi wisatawan yang berkunjung ke Museum Pajajaran. Kawasan ini harus dikembangkan sebagai Intellectual Property (IP) yang kuat,” ujarnya.

Usai peresmian, Wali Kota Bogor mengajak Menteri Kebudayaan dan Sekda Jawa Barat meninjau sejumlah situs bersejarah di kawasan Batutulis. (yopy)