Komisaris Utama PAM JAYA Tegaskan Komitmen Transformasi Layanan Air Bersih Jakarta
PT PAM JAYA komitmen untuk mengawal penuh transformasi perusahaan daerah air minum Jakarta agar tetap berjalan profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.

HALLONEWS.COM – Komisaris Utama PT PAM JAYA (Perseroda) Prasetyo Edi Marsudi menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh transformasi perusahaan daerah air minum Jakarta agar tetap berjalan profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.
Komitmen tersebut disampaikan saat berbincang santai sambil makan siang bersama Aktivis Jakarta, Gea Hermansyah, dan Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana Indonesia (LPBI) NU DKI Jakarta, Laode Kamaludin, di kantor PAM JAYA, belum lama ini dalam agenda rapat Direksi dan Dewan Komisaris.
Meski berlangsung dalam suasana informal, diskusi yang terbangun sarat dengan gagasan dan kepedulian terhadap masa depan layanan air bersih di Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Komisaris Utama PAM JAYA memaparkan perjalanan penting perusahaan, mulai dari fase berpisah dengan mitra swasta Palyja dan Aetra, hingga memasuki babak baru transformasi yang saat ini terus digenjot.
Berbagai isu strategis turut dibahas, di antaranya peta dan jaringan distribusi air Jakarta, peningkatan kualitas layanan bagi warga, serta target-target kinerja PAM JAYA yang tengah dikebut untuk segera direalisasikan sepanjang tahun ini.
“Sebagai Komisaris Utama, saya memiliki tanggung jawab memastikan fungsi pengawasan berjalan utuh. Mengawal arah kebijakan, menjaga tata kelola perusahaan tetap sehat dan profesional, serta memastikan setiap keputusan berpihak pada kepentingan publik,” tegas mantan Ketua DPRD DKI Jakarta ini.
Ia menekankan, peran pengawasan bukan semata-mata soal kontrol administratif, melainkan menjaga konsistensi dan keberanian agar proses perubahan tidak kehilangan arah di tengah tantangan yang dihadapi.
Lebih jauh, ia berharap transformasi PAM JAYA tidak berhenti pada perubahan sistem atau catatan administratif semata, tetapi benar-benar menghadirkan makna bagi masyarakat.
“Transformasi sejati adalah ketika air bersih mengalir lebih adil, layanan menjadi lebih manusiawi, dan perusahaan daerah tumbuh dengan integritas. Pada akhirnya, air yang mengalir harus mampu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi banyak orang,” pungkasnya. (gin)
