Kisah Tragis di Akhir Tahun 2025: Tatiana Schlossberg, Cucu JFK Tutup Usia Akibat Leukemia
Kabar duka menyelimuti keluarga Kennedy di penghujung tahun 2025. Tatiana Schlossberg, cucu mantan Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy, meninggal dunia.

HALLONEWS.COM — Kabar duka menyelimuti keluarga Kennedy di penghujung tahun 2025. Tatiana Schlossberg, cucu mantan Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy, meninggal dunia pada Selasa, 30 Desember, setelah berjuang melawan leukemia myeloid akut.
Tatiana Schlossberg wafat di usia 35 tahun, hanya sebulan setelah secara terbuka mengungkap diagnosis kankernya kepada publik.
Tatiana merupakan anak tengah dari Caroline Kennedy dan Edwin Schlossberg, sekaligus bagian dari dinasti politik paling terkenal dalam sejarah Amerika Serikat.
Semasa hidupnya Tantiana dikenal sebagai seorang jurnalis lingkungan dan penulis Amerika. Dia adalah seorang reporter sains dan iklim untuk The New York Times, dan juga menulis untuk beberapa publikasi dan outlet termasuk The Atlantic, The Washington Post, Vanity Fair, dan Bloomberg.
Dia juga adalah penulis buku Inconspicuous Consumption: The Environmental Impact You Don’t Know You Have diterbitkan oleh Grand Central Publishing pada tahun 2019.
Kepergian Tantiana dikonfirmasi melalui unggahan resmi Yayasan Perpustakaan John F. Kennedy, yang disampaikan atas nama keluarga besar.
“Tatiana kami yang cantik telah meninggal dunia pagi ini. Dia akan selalu berada di hati kami,” tulis keluarga dalam pernyataan yang dikutip Hollywood Gossip, Selasa (30/12/2025).
Kabar duka ini datang begitu cepat. Pada November lalu, Tatiana menulis sebuah esai menyentuh di The New Yorker, mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis leukemia hanya beberapa hari setelah melahirkan anak keduanya, seorang putri.
Saat ini dia dan sang suami, George Moran, juga telah memiliki seorang putra.
Dalam tulisannya, Tatiana mengaku tak pernah merasa sakit sebelumnya. Bahkan, sehari sebelum didiagnosis, ia masih berenang sejauh satu mil dalam kondisi hamil sembilan bulan.
“Saya tidak sakit. Saya tidak merasa sakit. Saya adalah salah satu orang paling sehat yang saya kenal,” tulisnya.
Diagnosis tersebut membuat Tatiana harus menjalani serangkaian perawatan berat, termasuk kemoterapi dan transplantasi sumsum tulang. Namun, perjuangan itu akhirnya berakhir dengan kepergian yang menyayat hati, terutama bagi kedua anaknya yang masih sangat kecil.
Keluarga Kennedy sendiri dikenal sebagai keluarga yang tak asing dengan tragedi. Presiden John F. Kennedy dibunuh pada 1963, sementara John F. Kennedy Jr. tewas dalam kecelakaan pesawat pada 1999.
Tatiana juga menyadari betul beban sejarah dan duka yang terus membayangi keluarganya.
“Sekarang aku telah menambahkan tragedi baru dalam hidup ibuku dan keluarga kami,” tulisnya dengan jujur dalam esai terakhirnya.
Menarik perhatian publik, Tatiana juga sempat menyinggung sepupu ibunya, Robert F. Kennedy Jr., yang ia sebut sebagai “aib keluarga”, menyusul kiprahnya di panggung politik. Namun, di tengah kontroversi dan sakit yang ia derita, fokus utama Tatiana tetap tertuju pada satu hal: anak-anaknya.
“Saya mencoba untuk hidup dan bersama mereka sekarang,” tulisnya. “Saya membiarkan kenangan datang dan pergi, mencoba mengingat sebanyak mungkin.”
Kepergian Tatiana Schlossberg menambah daftar panjang kisah pilu dalam sejarah keluarga Kennedy—sebuah pengingat bahwa di balik nama besar dan pengaruh politik, ada manusia yang rapuh, cinta seorang ibu, dan perjuangan hidup yang sunyi.(wib)
