Kapolri All Out! 147 Ribu Personel Dikerahkan Amankan Natal dan Tahun Baru
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kerahkan 147 ribu personel gabungan amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi melibatkan TNI, Banser, dan Kokam di seluruh Indonesia.

HALLONEWS.COM — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri menurunkan 147 ribu personel gabungan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di seluruh Indonesia.
Langkah besar ini, kata Sigit, merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan keamanan nasional selama libur panjang akhir tahun.
“Sejalan dengan arahan Presiden, Polri menurunkan kurang lebih 147 ribu personel gabungan dalam Operasi Lilin Nataru. Kami berkomitmen penuh menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat,” ujar Kapolri usai meninjau misa malam Natal di Gereja Katedral Jakarta, Rabu (24/12/2025).
Kapolri menegaskan, pengamanan di gereja dan tempat ibadah dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan seperti Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam).
“Inilah makna nyata Bhinneka Tunggal Ika, di mana seluruh elemen bangsa bersatu tanpa memandang agama untuk memastikan rasa aman bagi umat yang beribadah,” tutur Sigit.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut terlibat, menyebut kolaborasi lintas lembaga ini sebagai simbol kuatnya solidaritas nasional dan semangat toleransi Indonesia.
Arus Mudik dan Pusat Keramaian
Selain pengamanan tempat ibadah, Polri juga memperketat pengawasan di jalur mudik, terminal, bandara, pelabuhan, hingga pusat wisata dan perbelanjaan.
Kesiapan rekayasa lalu lintas dan pos pengamanan terpadu menjadi prioritas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menjelang puncak liburan.
“Polri hadir untuk menjamin seluruh masyarakat dapat beribadah, berlibur, dan berkendara dengan aman, nyaman, serta tertib,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jenderal Sigit juga mengajak umat Kristiani dan masyarakat Indonesia untuk mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di Sumatera.
“Marilah kita berdoa untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah agar diberi kekuatan dan dapat segera bangkit,” ujarnya penuh empati.
Kapolri meninjau dua gereja besar di Jakarta, Gereja Katedral dan GPIB Immanuel, bersama Menko Polhukam Djamari Chaniago, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menko PMK Pratikno, Mendagri Tito Karnavian, serta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Kehadiran para pejabat tinggi negara itu menjadi simbol kuatnya komitmen pemerintah dalam menjamin keamanan umat beragama selama momentum Natal dan Tahun Baru. (ren)
