Kapolda Babel Pastikan Arus Penyeberangan Sumatera–Bangka Lancar, Pelabuhan Tanjungkalian Jadi Fokus Pengamanan Nataru
Kapolda Bangka Belitung meninjau Pelabuhan Tanjungkalian untuk memastikan arus penyeberangan Sumatra–Bangka selama Nataru 2025 aman dan lancar.

HALLONEWS.COM – Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung memastikan arus penyeberangan Sumatera–Bangka berjalan aman, lancar, dan terkendali selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Kepastian itu ditegaskan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Viktor Theodorus Sihombing saat melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Operasi Lilin Menumbing 2025 di Pelabuhan Tanjungkalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda menekankan bahwa Pelabuhan Tanjungkalian memiliki peran strategis sebagai pintu utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antara Pulau Sumatera dan Bangka. Oleh karena itu, pengamanan dan pelayanan di kawasan ini menjadi prioritas utama selama periode libur panjang.
“Hingga saat ini pelaksanaan Operasi Lilin di Bangka Belitung berjalan aman dan kondusif. Ini berkat kesiapan personel serta sinergi lintas instansi yang solid,” ujar Viktor.
Ia menjelaskan, Polres Bangka Barat telah menyiapkan pola pengamanan terpadu, mulai dari penempatan personel di Pos Pengamanan Operasi Lilin, pengaturan arus kendaraan dan penumpang, hingga penguatan patroli di area vital pelabuhan. Selain itu, sarana dan prasarana pendukung juga dipastikan siap untuk menunjang kelancaran pelayanan masyarakat.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menambahkan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis dan responsif. Petugas di lapangan tak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jasa penyeberangan.
“Koordinasi intensif terus kami lakukan bersama TNI, ASDP, dan instansi terkait agar arus penyeberangan tetap lancar dan masyarakat merasa aman,” jelasnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan kapolda meninjau area parkir antrean kendaraan roda dua dan roda empat, terminal penumpang pejalan kaki, serta Pos Pengamanan Operasi Lilin. (W-2)
