Jelang Lawan Newcastle, Liverpool Kemungkinan Kehilangan 9 Pemain
Liverpool dan Newcastle terancam kehilangan sembilan pemain jelang laga Liga Premier di Anfield, sementara Bruno Guimaraes masih harus menjalani tes kebugaran terakhir.

HALLONEWS.COM – Liverpool dan Newcastle United menghadapi situasi pelik jelang bentrok Liga Premier Inggris di Anfield.
Kedua tim sama-sama terancam kehilangan sejumlah pemain kunci, dengan total hingga sembilan pemain dipastikan absen, sementara satu nama penting masih menunggu hasil tes kebugaran terakhir.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, harus memutar otak setelah daftar cedera timnya belum sepenuhnya berkurang. Kondisi ini datang di tengah tekanan besar untuk segera kembali ke jalur kemenangan di Liga Premier.
Meski tampil impresif di kompetisi Eropa dengan kemenangan telak 6-0 atas Qarabag di Anfield, The Reds belum mampu menerjemahkan performa tersebut ke kompetisi domestik.
Liverpool tercatat belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhir Liga Premier. Situasi itu membuat laga melawan Newcastle jadi sangat krusial, bukan hanya untuk mengamankan tiga poin, tetapi juga menjaga momentum dan kepercayaan diri tim di hadapan publik Anfield.
Di kubu tamu, Newcastle United juga tidak berada dalam kondisi ideal. Pelatih Eddie Howe mengonfirmasi bahwa beberapa pemain inti masih harus menepi akibat cedera. Namun, sorotan utama tertuju pada gelandang andalan mereka, Bruno Guimaraes, yang statusnya masih diragukan.
Howe mengungkapkan bahwa Bruno masih mengalami masalah pada pergelangan kaki dan baru menjalani latihan ringan.
“Kondisinya masih belum pasti. Dia ikut bersama tim ke Paris karena ingin mendukung rekan-rekannya. Latihannya sangat ringan, lebih ke arah uji coba. Kami akan melihat kondisinya hari ini sebelum mengambil keputusan,” ujar Howe.
Absennya Bruno tentu akan menjadi kerugian besar bagi Newcastle. Gelandang asal Brasil itu merupakan motor permainan The Magpies, terutama dalam menjaga keseimbangan lini tengah saat menghadapi tekanan tinggi dari lawan seperti Liverpool.
Newcastle sendiri datang ke Anfield dengan performa liga yang belum konsisten. Meski demikian, hasil imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions menunjukkan bahwa mereka masih memiliki daya saing di level tertinggi.
Newcastle juga berhasil melangkah dari fase grup Eropa, membuka peluang untuk tampil lebih solid di paruh kedua musim.
Musim ini disebut sebagai periode transisi bagi Newcastle. Kepergian sejumlah pemain kunci serta masuknya wajah-wajah baru membuat tim harus beradaptasi dengan cepat. Padatnya jadwal pertandingan turut menyulitkan proses integrasi, karena waktu latihan menjadi sangat terbatas.
Situasi tersebut membuat laga melawan Liverpool menjadi ujian berat bagi kedua tim. Liverpool mengincar kemenangan untuk mengakhiri paceklik di liga, sementara Newcastle berusaha mencuri poin demi menjaga asa bersaing di papan atas.
Dengan banyaknya pemain absen dan satu bintang yang masih diragukan tampil, duel Liverpool vs Newcastle diprediksi berlangsung ketat dan penuh kejutan, sekaligus menjadi penentu arah perjalanan kedua tim di sisa musim Liga Premier. (wib)
