Home - Nasional - Ini Kronologi Tragedi Maut Bus Cahaya Trans di Tol Batang-Semarang yang Tewaskan 15 Orang Versi Jasa Marga

Ini Kronologi Tragedi Maut Bus Cahaya Trans di Tol Batang-Semarang yang Tewaskan 15 Orang Versi Jasa Marga

Jasa Marga buka suara terkait kecelakaan maut Bus Cahaya Trans terjadi di KM 419 A Tol Batang–Semarang, Simpang Susun Krapyak yang menewaskan 15 penumpang.

Senin, 22 Desember 2025 - 12:06 WIB
Ini Kronologi Tragedi Maut Bus Cahaya Trans di Tol Batang-Semarang yang Tewaskan 15 Orang Versi Jasa Marga
Petugas SAR gabungan mengevakuasi korban bus Cahaya Trans yang terguling di exit tol Krapyak, Semarang, Senin (22/12/2025) dini hari. Foto: X/@bambangsuling11

HALLONEWS.COM – Kecelakaan maut melibatkan sebuah bus terjadi di KM 419 A Simpang Susun Krapyak arah Semarang, Ruas Jalan Tol Batang–Semarang, pada Senin (22/12) dini hari. Insiden tragis tersebut mengakibatkan 15 orang penumpang meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan resmi PT Jasamarga Semarang Batang yang diterima HALLONEWS, Senin (22/12/2025), kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 00.45 WIB. Setelah menerima laporan kejadian, petugas mengerahkan petugas ke lokasi untuk melakukan penanganan awal serta pengaturan lalu lintas.

“Petugas segera melakukan pengamanan area dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna memastikan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran proses penanganan dan evakuasi,” kata Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang Nasrullah, Senin (22/12/2025).

Proses evakuasi berlangsung secara terkoordinasi dengan melibatkan petugas Basarnas Siaga Nataru Kota Semarang serta Kepolisian setempat. Upaya evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan alat berat.

Berdasarkan laporan di lapangan, bus yang mengalami kecelakaan berhasil dievakuasi pada pukul 03.16 WIB menggunakan crane, sehingga kondisi lalu lintas berangsur kembali normal.

Seluruh korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke sejumlah rumah sakit di wilayah Semarang untuk mendapatkan penanganan medis, di antaranya RS Tugu, RS Columbia, RS Elizabeth, dan RS Kariadi Semarang.

Penanganan lebih lanjut atas peristiwa kecelakaan tersebut diserahkan kepada PJR Jateng 1C Semarang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pengguna jalan tol diimbau untuk selalu berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta tidak memaksakan perjalanan saat lelah. Manfaatkan tempat istirahat yang tersedia demi keselamatan bersama,” tegasnya. -(dul)