Home - Gaya Hidup - Ini 5 Olahraga Ringan yang Aman untuk Penderita Jantung dan Direkomendasi Pakar

Ini 5 Olahraga Ringan yang Aman untuk Penderita Jantung dan Direkomendasi Pakar

Bagi penderita penyakit jantung, berolahraga sering dianggap berisiko. Namun menurut berbagai pakar kesehatan dunia, aktivitas fisik ringan yang tepat justru sangat bermanfaat untuk menjaga kekuatan jantung, meningkatkan sirkulasi darah, serta membantu menurunkan stres.

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:00 WIB
Ini 5 Olahraga Ringan yang Aman untuk Penderita Jantung dan Direkomendasi Pakar
Ilustrasi olahraga lari (Freepik)

HALLONEWS.COM – Bagi penderita penyakit jantung, berolahraga sering dianggap berisiko. Namun menurut berbagai pakar kesehatan dunia, aktivitas fisik ringan yang tepat justru sangat bermanfaat untuk menjaga kekuatan jantung, meningkatkan sirkulasi darah, serta membantu menurunkan stres.

Yang penting, bagi penderita penyakit jantung pilih olahraga berintensitas rendah, dilakukan konsisten, dan tetap mengikuti arahan dokter.

Berikut 5 jenis olahraga ringan yang aman bagi penderita jantung dan direkomendasi para ahli.

1. Jalan Kaki

Pakar dari Cleveland Clinic menegaskan bahwa jalan kaki adalah olahraga paling aman bagi penderita jantung.

Cukup dilakukan 20–30 menit per hari, jalan kaki membantu menurunkan tekanan darah, mengontrol kolesterol, serta menjaga ritme jantung tetap stabil. Aktivitas ini juga mudah dilakukan siapa pun tanpa peralatan khusus.

2. Bersepeda Santai
British Heart Foundation (BHF) menyatakan bersepeda santai, baik di luar ruangan maupun dengan sepeda stati, merupakan olahraga low impact yang baik untuk meningkatkan kekuatan otot dan memperlancar aliran darah.

Ritme kayuhan yang stabil membuat jantung bekerja lebih efisien tanpa tekanan berlebih.

3. Yoga
Penelitian dari Harvard Medical School menyebutkan bahwa yoga efektif menurunkan tingkat stres yang menjadi salah satu pemicu utama masalah jantung.

Gerakannya yang lembut dan teknik pernapasan membantu menurunkan detak jantung, menstabilkan tekanan darah, dan meningkatkan fleksibilitas tubuh. Yoga jenis gentle flow atau restorative lebih direkomendasikan.

4. Berenang Ringan
American Heart Association (AHA) menempatkan berenang sebagai olahraga terbaik bagi penderita jantung karena sifatnya yang low impact.

Air membantu menopang tubuh, mengurangi tekanan pada sendi, dan membuat detak jantung tetap terkontrol. Renang ringan selama 15–20 menit sudah cukup untuk meningkatkan kapasitas paru-paru.

5. Tai Chi
Pakar dari Mayo Clinic menggambarkan Tai Chi sebagai “meditasi bergerak” yang sangat aman untuk penderita penyakit jantung.

Gerakannya yang lambat dan teratur membantu memperbaiki keseimbangan, meningkatkan kelenturan tubuh, serta memperlancar sirkulasi darah tanpa memicu kelelahan berlebih.

Untuk memperoleh manfaat tanpa risiko, berikut anjuran pakar:

Mulai dari durasi 10–15 menit per sesi dan tingkatkan bertahap.
Hindari olahraga intensitas tinggi atau aktivitas yang memicu detak jantung melonjak cepat.
Lakukan pemanasan dan pendinginan secara konsisten.
Segera hentikan aktivitas jika muncul nyeri dada, pusing, atau sesak.
Konsultasikan dengan dokter jantung sebelum memulai rutinitas baru.
Dengan memilih olahraga ringan yang aman untuk penderita jantung, tubuh tetap aktif sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup.

Aktivitas yang dilakukan secara rutin dan terukur dapat menjadi langkah penting menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang. (W-2/dari berbagai sumber)