Home - Internasional - Hanwha Aerospace Bukukan Kontrak Raksasa Rp86 Triliun Ekspor Rudal ke Polandia

Hanwha Aerospace Bukukan Kontrak Raksasa Rp86 Triliun Ekspor Rudal ke Polandia

Kesepakatan ekspor senilai 5,6 triliun won menandai babak baru kolaborasi industri pertahanan Korea–Polandia dan memperkuat posisi Seoul di pasar senjata global.

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:20 WIB
Hanwha Aerospace Bukukan Kontrak Raksasa Rp86 Triliun Ekspor Rudal ke Polandia
CEO Hanwha Aerospace, Son Jae-il (kiri), menandatangani kontrak dengan Artur Kuptel, kepala Badan Persenjataan Polandia, dan kepala Grup WB, Piotr Wojciechowski, di Warsawa pada 29 Desember 2025. Foto: Hanwha Aerospace for Hallonews

HALLONEWS.COM— Produsen peralatan pemeliharaan Korea Selatan Hanwha Aerospace resmi menandatangani kontrak ekspor senilai 5,6 triliun won, atau sekitar Rp86 triliun, dengan Pemerintah Polandia untuk memproduksi dan memasok sistem rudal peluncur ganda Chunmoo (Chunmoo CGR-080) .

Kesepakatan yang ditandatangani pada Senin (29/12/2025) itu menandai penguatan hubungan strategi pertahanan antara Korea Selatan dan Polandia , sekaligus menempatkan Seoul sebagai salah satu pemain utama industri senjata global.

Menurut pernyataan resmi Hanwha Aerospace pada Selasa (30/12/2025), kontrak besar ini dilakukan antara Badan Persenjataan Nasional Polandia (Armament Agency of Warsaw) dan perusahaan patungan Hanwha Aerospace–WB Electronics yang berbasis di Polandia.

Melalui kesepakatan tersebut, roket Chunmoo CGR-080 berjangkauan 80 kilometer akan diproduksi secara lokal di Polandia dan dipasok ke angkatan bersenjata negara itu mulai tahun 2030 .

Perjanjian ini merupakan kontrak eksekutif ketiga antara kedua negara setelah November 2022 , kontrak senilai 5 triliun won , dan April 2024, kontrak senilai 2 triliun won, yang mencakup peluncur dan amunisi Chunmoo buatan Korea .

Dalam beberapa tahun terakhir, Korea Selatan muncul sebagai pemasok utama peralatan pertahanan Polandia , dengan mencakup ekspor tank K2 Black Panther , howitzer swa-gerak K9 Thunder , dan kini sistem roket peluncuran ganda Chunmoo .

Diplomasi Ekspor dan Peran Pemerintah Korea

Hanwha Aerospace menyebut keberhasilan penandatanganan kontrak besar ini tidak lepas dari peran Kang Hoon-sik , Kepala Staf Presiden Lee Jae Myung , yang juga mengirimkan utusan khusus untuk hubungan strategis dan ekonomi ekspor pertahanan Korea Selatan .

Dalam upacara penandatanganan di Warsawa , Kang menyebut kesepakatan ini sebagai tonggak baru kolaborasi industri pertahanan Korea–Polandia , terutama karena melibatkan produksi lokal di wilayah Eropa Tengah .

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa hubungan industri pertahanan kedua negara telah naik ke tingkat berikutnya,” ujar Kang dalam pidatonya.

Kunjungan Kang ke Polandia kali ini merupakan yang kedua dalam tiga bulan terakhir .

Pada Oktober lalu, ia telah meminta Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz untuk menuntaskan kesepakatan sebelum akhir tahun 2025.

Korea Selatan Perkuat Posisi Global

Dalam unggahan di akun Facebook-nya, Kang menulis bahwa “upaya kemitraan selama beberapa bulan terakhir akhirnya membuahkan hasil.”

Ia menambahkan, kesepakatan dengan Polandia menjadi bagian dari “serangkaian kabar baik di industri pertahanan Korea” tahun ini, setelah terjadinya ekspor senjata ke Estonia dan Peru .

Menurut Hanwha Aerospace, kontrak ini memperkokoh keunggulan kompetitif Korea Selatan atas produsen Eropa , di tengah langkah Uni Eropa membentuk dana pinjaman 150 miliar euro melalui program “Aksi Keamanan untuk Eropa” guna mendukung pengadaan senjata antarnegara anggota.

Dengan perjanjian ini, Korea Selatan kini mengokohkan statusnya sebagai mitra pertahanan kunci bagi Eropa Timur , sekaligus memperluas jangkauan diplomasi industri militer Seoul di pasar global. (ren)