Home - Gaya Hidup - Garmin Connect Data Report 2025: Warga Indonesia Kian Aktif, Lari dan Strength Training Melesat

Garmin Connect Data Report 2025: Warga Indonesia Kian Aktif, Lari dan Strength Training Melesat

Garmin Connect Data Report 2025 mencatat tren positif gaya hidup sehat di Indonesia. Lari, jalan kaki, dan strength training jadi olahraga terpopuler, sementara padel melonjak tajam.

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:02 WIB
Garmin Connect Data Report 2025: Warga Indonesia Kian Aktif, Lari dan Strength Training Melesat
Gratis Olahrag paling populer. (Dok Garmin Indonesia)

HALLONEWS.COM – Garmin resmi merilis Garmin Connect Data Report 2025 yang mengungkap tren kebugaran global berbasis data jutaan pengguna di seluruh dunia.

Laporan Garmin ini mencatat peningkatan aktivitas fisik global sebesar 8 persen dibandingkan 2024, menandakan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup aktif dan sehat terus tumbuh.

Di kawasan Asia, termasuk Indonesia, Garmin melihat perubahan signifikan dalam pola olahraga. Pendekatan latihan hybrid—menggabungkan kardio dan latihan kekuatan—kian diminati. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kebugaran menyeluruh untuk performa jangka panjang.

Garmin mencatat tiga olahraga paling populer di Indonesia sepanjang 2025 adalah lari, jalan kaki, dan strength training. Aktivitas lari masih mendominasi dengan total 10.622.601 aktivitas, disusul jalan kaki sebanyak 4.755.561, serta latihan kekuatan yang mencapai 2.367.843 aktivitas.

Secara global, lebih dari setengah pengguna Garmin mencatat rata-rata 8.000 langkah per hari, sementara 28 persen melampaui 10.000 langkah. Indonesia mencatat rata-rata 5.818 langkah harian, meningkat 8,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya—sebuah sinyal positif menuju gaya hidup yang lebih aktif.

Fenomena Padel
Strength training mencatat pertumbuhan 29 persen secara global, menandai tahun keempat berturut-turut kenaikan di atas 20 persen. Di Asia, peningkatannya mencapai 27 persen, bahkan menyalip bersepeda sebagai tiga besar olahraga terpopuler. Indonesia sendiri mencatat lonjakan 65 persen, menunjukkan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap pembangunan kekuatan otot.

Menariknya, laporan Garmin juga mencatat padel sebagai olahraga dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, melonjak hingga 1.684 persen dibandingkan tahun lalu. Disusul track running (124 persen) dan tenis (113 persen).

Dari sisi kesehatan, Garmin mencatat perempuan memiliki tingkat stres 3 persen lebih rendah dibanding laki-laki. Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat stres tertinggi, namun tetap berada di 20 besar global untuk Body Battery, dengan rata-rata skor 68 di 2025.

Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, mengatakan peningkatan aktivitas ini menunjukkan peran penting data dalam membangun kebiasaan sehat.

“Garmin Connect membantu pengguna memahami pola kesehatan mereka secara lebih mendalam dan berkelanjutan,” ujarnya.

Mengacu pada tren ACSM 2026, wearable technology dan fitness apps tetap menjadi pilar utama kebugaran modern. Data seperti HRV, kualitas tidur, dan VO₂ max kini menjadi dasar perancangan program latihan berbasis sains, sekaligus mendukung kesehatan mental.

Melalui fitur Garmin Connect Rundown dan layanan premium Connect+, Garmin terus memperkuat komitmennya menghadirkan pengalaman kebugaran yang personal, terukur, dan relevan bagi penggunanya di Indonesia. (ver)