Home - Nasional - Gandeng Artha Graha, PWI Pusat Gelar Baksos HPN 2026 di Serang dan Dorong Kebangkitan Kota Bersejarah

Gandeng Artha Graha, PWI Pusat Gelar Baksos HPN 2026 di Serang dan Dorong Kebangkitan Kota Bersejarah

HPN 2026 di Serang dimaknai sebagai momentum pengabdian pers melalui aksi sosial. PWI bersama Artha Graha Peduli menyalurkan 3.000 paket sembako sekaligus mendorong kebangkitan Kota Serang sebagai kota bersejarah dan pusat pembangunan.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:35 WIB
Gandeng Artha Graha, PWI Pusat Gelar Baksos HPN 2026 di Serang dan Dorong Kebangkitan Kota Bersejarah
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir (kanan) dan Ketua Tim Bakti Sosial Artha Graha Peduli Banten David Raditya (tengah) memberikan paket sembako pada warga Serang (Hallonews/Sumber Ginting)

HALLONEWS.COM – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan insan pers, tetapi juga sebagai momentum pengabdian sosial dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Berbagai kegiatan sosial digelar di Kota Serang, mulai dari penyaluran ribuan paket sembako hingga layanan kesehatan gratis, dilakukan lewat kolaborasi antara insan pers dan dunia usaha seperti Artha Graha.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, rangkaian kegiatan sosial yang digelar menjelang puncak HPN merupakan wujud rasa syukur sekaligus kepedulian insan pers kepada masyarakat.

Menurutnya, pers tidak boleh hanya hadir dalam pemberitaan, tetapi juga harus hadir langsung di tengah warga.

“Besok, 9 Februari, insan pers memperingati Hari Pers Nasional. Karena itu kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, sekaligus memohon doa agar pers Indonesia tetap eksis, berintegritas, peduli, dan terus memberi kontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Munir saat kegiatan bakti sosial di Kota Serang, Sabtu (8/2/2026).

HPN2
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir (kanan) dan Ketua Tim Bakti Sosial Artha Graha Peduli Banten David Raditya (tengah) memberikan paket sembako pada warga Serang (Hallonews/Sumber Ginting)

Munir menegaskan, doa masyarakat jadi kekuatan moral bagi keberlangsungan pers nasional di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari disrupsi digital hingga tekanan ekonomi media. Ia meyakini setiap kebaikan yang dilakukan merupakan doa yang akan kembali membawa keberkahan.“Kami percaya setiap amal kebaikan adalah doa. Semakin banyak doa yang dipanjatkan, insyaallah akan membawa kebaikan bagi kita semua, termasuk bagi wartawan Indonesia,” katanya.

Dalam rangkaian HPN 2026, PWI Pusat bersama PWI Provinsi Banten dan masyarakat pers Indonesia menggelar berbagai kegiatan sosial, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penyaluran bantuan sembako.

Sebanyak 3.000 paket sembako disalurkan kepada warga Kota Serang dan keluarga wartawan yang membutuhkan, dengan dukungan penuh dari Artha Graha Peduli.

Munir mengaku terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari warga.

“Kami merasa terhormat atas kehadiran warga. Mudah-mudahan bingkisan ini bermanfaat dan bisa membantu memenuhi kebutuhan bapak dan ibu,” ujarnya.

Dari pihak mitra, Ketua Tim Bakti Sosial Artagraha Peduli Banten David Raditya menyampaikan apresiasi kepada PWI dan seluruh elemen masyarakat yang terlibat.

Ia mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Artha Graha Peduli dan PWI dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional.

“Bakti sosial ini adalah bentuk kolaborasi kami dengan PWI. Harapannya, pembagian sembako gratis ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari semangat HPN 2026,” ujar David.

Ia juga menegaskan komitmen Artha Graha Peduli untuk mendukung keberlangsungan pers yang sehat dan profesional. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi dan menjaga iklim demokrasi.

“Kami berharap pers yang sehat dapat terus berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan ikut membangun Indonesia yang lebih sejahtera,” katanya.

Kota Peradaban

Selain aspek sosial, Munir menilai Kota Serang memiliki arti penting sebagai tuan rumah HPN 2026.

Ia menyebut Serang memiliki keunikan tersendiri karena belum pernah menjadi lokasi peringatan HPN, meskipun kegiatan tersebut telah digelar di berbagai daerah dari Papua hingga Merauke.

“Serang adalah salah satu kota di Pulau Jawa yang belum pernah menjadi tuan rumah HPN. Ini menjadi momentum penting, bukan hanya bagi pers, tetapi juga bagi daerah,” kata Munir.

Lebih jauh, Munir menilai Serang membutuhkan dorongan akselerasi pembangunan. Secara historis, Serang merupakan kota tua dan bagian dari pusat peradaban serta pertumbuhan ekonomi Indonesia pada masa lalu.

“Serang sejatinya adalah kota peradaban dan pernah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Namun seiring waktu, perannya sempat tertinggal ketika pusat-pusat ekonomi beralih ke daerah lain. Melalui HPN, kami ingin ikut mendorong kebangkitan Serang,” ujarnya.

Rangkaian HPN 2026 di Banten juga diintegrasikan dengan agenda kepedulian lingkungan melalui Gerakan Banten Asri, serta pengenalan sejarah dan budaya lokal, termasuk kunjungan ke kawasan Banten Lama.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat citra Banten sebagai daerah yang kaya sejarah dan budaya.

Pemerintah Provinsi Banten menyambut positif pelaksanaan HPN 2026. Selain memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah agenda nasional, kegiatan ini dinilai berdampak pada sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, dan pergerakan ekonomi lokal.

Ribuan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia diperkirakan hadir selama rangkaian HPN 2026 berlangsung.

Momentum ini diharapkan menjadi ajang konsolidasi insan pers nasional sekaligus penegasan komitmen jurnalistik yang profesional, beretika, dan berpihak pada kepentingan publik.

Dengan perpaduan agenda jurnalistik, sosial, lingkungan, dan budaya, HPN 2026 di Serang menegaskan bahwa Hari Pers Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan ruang pengabdian pers untuk masyarakat dan pembangunan daerah.(gin)