Gagal Rampas HP, Begal Ngamuk Bacok Tangan Remaja hingga Nyaris Putus di Bekasi
Aksi begal brutal terjadi di Bantargebang, Kota Bekasi. Remaja 19 tahun dibacok celurit setelah menolak menyerahkan ponsel saat pulang dini hari.

HALLONEWS.COM – Aksi begal menghantui warga Bantargebang, Kota Bekasi. Kali ini, kebrutalan pelaku nyaris merenggut masa depan Muhammad Wikananda (19) harus meregang kesakitan usai tangannya dibacok begal bersenjata celurit karena menolak menyerahkan ponsel.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di Gang Bengkong, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Sabtu (10/1) pukul 03.30 WIB. Saat itu, Wikananda tengah berboncengan dengan temannya dalam perjalanan pulang ke rumah, tanpa menyangka maut nyaris menyapanya di jalan gelap.
Ayah korban, Imron Rosadi menuturkan dua pelaku yang juga berboncengan tiba-tiba menghadang laju motor anaknya. Tanpa basa-basi, para pelaku langsung menodong dan meminta ponsel milik korban.
“Pelaku datang berboncengan, langsung minta HP anak saya. Karena tidak diberikan, salah satu pelaku langsung mengayunkan celurit dan membacok tangan anak saya,” ujar Imron kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).
Sabetan senjata tajam itu mengenai tangan kanan korban, menyebabkan luka serius dan darah mengucur deras. Usai melukai korban, para pelaku langsung tancap gas melarikan diri, meninggalkan korban terkapar kesakitan.
“Setelah dibacok, pelaku langsung kabur. Anak saya langsung dibawa ke RSUD Bantargebang,” jelas Imron.
Imron menambahkan, kondisi putranya hingga kini masih memprihatinkan. Korban harus menjalani perawatan intensif dan dijadwalkan menjalani operasi akibat luka bacok yang dideritanya.
“Anak saya harus dioperasi. Saya berharap polisi segera menangkap pelakunya supaya tidak ada korban lain,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, kasus ini masih lidik,” katanya singkat. (dul)
