Enzo Maresca Ungkap “48 Jam Terburuk” di Chelsea Meski Menang atas Everton
Kemenangan Chelsea 2-0 atas Everton seharusnya menjadi momen lega bagi Enzo Maresca, namun sang pelatih justru mengungkapkan bahwa ia baru saja melalui “48 jam terburuk” sejak bergabung dengan klub. Pernyataan mengejutkan itu memicu spekulasi soal adanya ketegangan di balik ruang ganti Stamford Bridge.

HALLONEWS.COM-Pelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca, menyebut dirinya mengalami “48 jam terburuk” sebagai manajer klub menjelang kemenangan timnya atas Everton, Sabtu (13/12/2025).
Meski kemenangan 2-0 itu mengakhiri rentetan empat laga tanpa kemenangan, Maresca justru menumpahkan kekecewaannya dalam konferensi pers pasca pertandingan.
“48 jam terakhir adalah 48 jam terburuk sejak saya bergabung dengan klub ini karena banyak orang tidak mendukung kami,” ujar Maresca dengan nada emosional seperti dikutip Sky Sports, Minggu (14/12/2025).
“Saya sangat senang untuk Malo [Gusto] dan yang lain, karena usaha mereka menunjukkan bahwa mereka semua masih di sini dan ingin membantu klub ini.”
Komentar itu muncul setelah ditanya mengenai performa Malo Gusto, yang tampil apik di lini tengah menggantikan Reece James.
Maresca memuji fleksibilitas dan komitmen para pemainnya di tengah situasi sulit yang disebutnya sebagai “minggu yang rumit.”
“Kami sudah berkali-kali mengatakan bahwa Reece dan Malo adalah bek sayap, tapi hari ini mereka bermain sebagai gelandang. Usaha dan keinginan mereka untuk belajar sangat fantastis,” ujarnya.
Namun, pernyataan Maresca tentang “banyak orang yang tidak mendukung kami” memicu tanda tanya besar.
Ketika ditanya apakah ia merujuk pada penggemar atau pihak internal klub, Maresca menolak memberi penjelasan detail.
“Orang-orang secara umum,” katanya singkat. “Saya menyukai para penggemar, dan kami sangat senang dengan dukungan mereka.”
Kemenangan atas Everton membuat Chelsea kembali ke posisi empat besar Liga Premier, tetapi atmosfer di balik kemenangan itu terasa tegang.
Maresca, yang mulai menangani The Blues sejak awal musim, diketahui tengah berada di bawah tekanan besar setelah serangkaian hasil imbang dan kekalahan membuat posisi klub di papan atas terancam. (ren)
