Home - Megapolitan - Enam dari 10 SMA Depok yang Diancam Bom Dinyatakan Aman, Pelaku Diburu

Enam dari 10 SMA Depok yang Diancam Bom Dinyatakan Aman, Pelaku Diburu

Polres Metro Depok memastikan enam dari 10 SMA yang mendapat ancaman bom di Kota Depok dinyatakan aman. Polisi masih memburu pelaku teror berinisial K.

Rabu, 24 Desember 2025 - 7:22 WIB
Enam dari 10 SMA Depok yang Diancam Bom Dinyatakan Aman, Pelaku Diburu
Salah satu sekolah Depok yang diancam bom. (Hallonews/Janter)

HALLONEWS.COM – Polres Metro Depok terus mendalami ancaman teror bom dari seseorang yang menggunakan akun inisial K ke 10 sekolah yang tersebar di Kota Depok.

“Kami sudah melakukan penyelidikan terkait ancaman teror tersebut dan tim Jibom ataupun tim Gegana Kelapa Dua (Brimob) ikut mengecek,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, Selasa (23/12/2025) malam.

Dari 10 sekolah yang diteror oleh terduga pelaku, 6 sekolah sudah dilakukan pengecekan dan sisanya masih dalam proses.

“Pengecekan di 6 sekolah tidak ada benda ataupun barang yang diketahui menyerupai bom ataupun benda yang membahayakan, tidak ada. Kami akan terus mengecek keempat sekolah lainnya,” ujarnya.

Made menjelaskan, motif ataupun ancaman yang disampaikan oleh terduga pelaku memang berasal dari email yang disampaikan karena merasa kesal atau kecewa dengan kualitas atau pelayanan yang diberikan oleh sekolah di Kota Depok maupun dari kepolisian.

Oleh sebab itu, kata Made, pihaknya akan terus melakukan penyidikan apakah memang benar pelaku yang melakukan ancaman ataupun orang lain yang menggunakan akun tersebut.

“Ya dari penyidik Polres Metro Depok sudah mendatangi lokasi yang disebutkan oleh terduga pelaku, tapi saat ini masih terus dilakukan penyidikan dan akan kami sampaikan nanti hasil dari penyidikan tersebut,” paparnya.

Ia menambahkan, penyidik telah melakukan pemeriksaan terkait ancaman teror bom tersebut. “Dua sekolah yang sudah kami periksa. Yakni, dari sekolah Cakra Buana dan sekolah Nururrahman. Tentunya akan ada saksi lainnya,” imbuhnya.

Terkait kekecewaan terduga pelaku mengenai laporan ke pihak kepolisian yang tak digubris, sambung dia, pihak sedang mendalami apakah memang benar pelaku membuat laporan atau tidak. “Kami masih lakukan penyelidikan ya,” tandasnya. (jan)