El Clasico Panas di Jeddah! Barca Percaya Diri, Madrid Deg-degan Soal Mbappe
Final Piala Super Spanyol 2026 mempertemukan Barcelona vs Real Madrid di Jeddah. Flick fokus filosofi Barça, Madrid waspada soal kondisi Mbappe jelang El Clasico panas.

HALLONEWS.COM – Duel panas El Clasico kembali tersaji di panggung final Piala Super Spanyol 2026. Barcelona dan Real Madrid akan saling berhadapan di Jeddah, Arab Saudi, Senin (12/1) dini hari WIB.
Laga El Clasico kali ini bukan sekadar soal perebutan trofi, tetapi juga soal adu gengsi dua raksasa Spanyol yang belakangan saling bergantian mendominasi.
Pertemuan ini jadi El Clasico keempat secara beruntun di ajang Piala Super Spanyol sejak 2023. Menariknya, tiga final sebelumnya selalu menghasilkan cerita kontras.
Barcelona menang 3-1 pada 2023, lalu Real Madrid membalas dengan kemenangan telak 4-1 pada 2024, sebelum Blaugrana kembali berjaya dengan skor mencolok 5-2 pada edisi 2025 yang menjadi trofi perdana Hansi Flick bersama Barcelona.
Kini, Barcelona datang sebagai juara bertahan dengan kepercayaan diri tinggi. Di semifinal, tim Catalan tampil trengginas dengan menghancurkan Athletic Club 5-0.
Raphinha kembali menjadi motor serangan, sementara kombinasi lini depan Barcelona dinilai semakin matang di bawah filosofi permainan Flick.
Pelatih Barcelona Hansi Flick menegaskan bahwa timnya tidak akan teralihkan oleh isu kebugaran Kylian Mbappe. Menurutnya, fokus utama Blaugrana adalah bagaimana menghadapi Real Madrid secara kolektif.
“Ini bukan tentang Mbappe, ini tentang Madrid. Kami fokus pada cara bermain kami sendiri. Kami ingin bermain seperti Barca,” ujar Flick seperti dilansir ESPN, Minggu (11/1/2026).
Ia menekankan bahwa gaya permainan Barcelona berbeda dengan Real Madrid, dan itulah yang akan coba ditunjukkan anak asuhnya di final.
Di kubu seberang, Real Madrid melangkah ke final usai menaklukkan Atletico Madrid 2-1 di semifinal. Meski menang, perhatian utama Madridistas tertuju pada kondisi Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu sebelumnya absen karena cedera lutut dan baru kembali bergabung dengan tim di Jeddah.
Pelatih Real Madrid Xabi Alonso menyatakan timnya tidak akan mengambil risiko berlebihan. Keputusan memainkan Mbappe akan sepenuhnya bergantung pada rekomendasi tim medis dan kesiapan sang pemain.
“Kami tidak akan melakukan misi bunuh diri. Semua keputusan harus berdasarkan risiko yang bisa dikendalikan,” tegas Alonso.
Meski demikian, kehadiran Mbappe tetap jadi harapan besar, mengingat ia adalah top skor Madrid musim ini dengan 29 gol di semua kompetisi.
Jika Mbappe belum tampil maksimal, Madrid masih memiliki Rodrygo yang sedang on fire. Penyerang Brasil itu mencatatkan tiga gol dan tiga assist dalam enam laga terakhir dan menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Barcelona.
Secara klasemen, Barcelona tengah berada di atas angin. Blaugrana kini memimpin LaLiga dengan selisih empat poin atas Real Madrid dan sedang menikmati sembilan kemenangan beruntun. Kondisi tersebut membuat Flick optimistis timnya siap tampil di level tertinggi.
“Tim sangat fokus. Saya punya firasat baik. Besok kami harus menunjukkan seberapa bagus kami,” tutup Flick.
Final Piala Super Spanyol 2026 pun diprediksi kembali menyajikan drama, intensitas tinggi, dan kemungkinan cerita baru dalam rivalitas abadi El Clasico. (wib)
