Home - Megapolitan - Dukung Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said, Legislator Ingatkan Tak Ganggu Lalu Lintas

Dukung Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said, Legislator Ingatkan Tak Ganggu Lalu Lintas

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mendukung pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, namun mengingatkan agar prosesnya tidak mengganggu keselamatan dan arus lalu lintas.

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:30 WIB
Dukung Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said, Legislator Ingatkan Tak Ganggu Lalu Lintas
Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Wibi Andrino. Foto: Setwan DPRD DKI Jakarta untuk Hallonews.

HALLONEWS.COM — Setelah bertahun-tahun terbengkalai, tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, dipastikan akan dibongkar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Kebijakan tersebut diambil guna menertibkan infrastruktur mangkrak yang selama ini dinilai mengganggu estetika dan fungsi kota.

Langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tersebut mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino. Ia menilai pembongkaran tiang monorel merupakan langkah yang tepat untuk mengembalikan wajah kota yang lebih tertata.

“Langkah ini memang sudah seharusnya dilakukan,” ujar Wibi Andrino kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).

Meski demikian, legislator Fraksi Partai NasDem itu mengingatkan agar proses pembongkaran dilakukan dengan perencanaan yang matang, khususnya terkait aspek keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

“Jangan sampai kebijakan ini justru menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat, terutama pengguna jalan,” katanya.

Wibi menekankan pentingnya pengaturan waktu pelaksanaan pembongkaran agar tidak mengganggu aktivitas warga. Ia menyarankan agar pekerjaan dilakukan di luar jam sibuk lalu lintas.

“Keamanan harus menjadi prioritas, baik bagi para pekerja maupun pengguna jalan. Idealnya, pembongkaran dilakukan pada malam hari atau di luar jam padat kendaraan,” ujarnya.

Sebagai informasi, rencana pembongkaran tiang monorel tersebut diambil setelah PT Adhi Karya selaku pihak terkait tidak memberikan tanggapan hingga batas waktu yang tercantum dalam surat peringatan yang sebelumnya telah dilayangkan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan proses pembongkaran akan tetap menggunakan alat berat, namun tidak akan menutup ruas jalan. Dengan demikian, arus lalu lintas di kawasan Jalan HR Rasuna Said diharapkan tetap berjalan normal selama proses berlangsung.
(ALS)