Disaksikan Pramono Anung dan Bang Yos, Tiang Monorel di Rasuna Said Mulai Dibongkar
Saat ini terdapat 98 tiang monorel yang mengkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said-Jalan Asia Afrika. Pembangunan monorel mulanya dimulai pada 2004.

HALLONEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau sekaligus menyaksikan pemotongan tiang monorel yang sudah lama mangkrak
Tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai dibongkar. Pembongkaran disaksikan Gunernur DKI Jakarta Pramono Anum didampingi Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso atau Bang Yos.
Hadir pula Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto, Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo, Kepala Dinas Bina Marga DKI Heru Suwondo, dan beberapa jajarannya.
Rombongan juga meninjau tiang-tiang monorel yang akan dipotong. Sejumlah alat berat seperti mesin las potong untuk memangkas besi pun disiapkan di lokasi.
Pemotongan besi tiang monorel pertama dipotong pada pukul 09.07 WIB oleh petugas Binas Marga.
Di sekitar lokasi juga tampak petugas Dishub DKI yang sudah berjaga dan mengatur lalu lintas. Terdapat satu mobil Dishub yang digunakan sebagai penunjuk jalan bagi kendaraan yang melintas.
Situasi lalu lintas di jalan Rasuna Said arah Gatot Subroto juga terpantau ramai lancar, meskipun salah satu jalur lambatnya ditutup sementara.
“Patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di Lapangan. Mohon maaf perjalanan Anda terganggu,” tulis dishub di mobilnya menggunakan LED.
Saat ini terdapat 98 tiang monorel yang dibiarkan berdiri di sepanjang Jalan HR Rasuna Said-Jalan Asia Afrika. Pembangunan monorel mulanya dimulai pada 2004. Saat itu Presiden Megawati Soekarnoputri meresmikan pemancangan tiang pancang pertama di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Selatan, pada 14 Juni 2004.
Dishub DKI Jakarta menyebut selama kegiatan groundbreaking pembongkaran tersebut akan dilakukan penutupan jalur lambat di Jl HR Rasuna Said sisi timur.
Pengguna jalan diminta menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang diterapkan. Pengguna jalan juga diimbau mematuhi petunjuk petugas di lapangan dan mengutamakan keselamatan. (min)
