Home - Megapolitan - Detik-detik Petaka di Danau Tambun Bekasi: Dua Remaja Tewas, Satu Masih Hilang

Detik-detik Petaka di Danau Tambun Bekasi: Dua Remaja Tewas, Satu Masih Hilang

Tragedi danau buatan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dua remaja tewas tenggelam saat berenang, satu korban lainnya masih dicari tim SAR gabungan.

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:30 WIB
Detik-detik Petaka di Danau Tambun Bekasi: Dua Remaja Tewas, Satu Masih Hilang
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di danau buatan di Kampung Buaran, Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Foto/Tim SAR Bekasi

HALLONEWS.COM – Tiga remaja tenggelam di sebuah danau buatan di Kampung Buaran, Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dua meninggal dunia, sementara satu korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial G (16) dan A (14). Sementara seorang remaja lainnya, D (14), belum ditemukan. Ketiganya semula datang bersama dua teman lain ke lokasi danau untuk memancing.

Namun, aktivitas itu berubah ketika mereka memutuskan untuk berenang di danau yang memiliki kedalaman cukup berbahaya. Diduga tidak mahir berenang, serta tidak mengetahui kondisi dasar danau, ketiga remaja tersebut mengalami kesulitan saat berada di dalam air.

Upaya saling menolong justru berujung petaka. Peristiwa ini pertama kali diketahui warga setelah seorang ibu mendatangi permukiman sekitar danau dalam keadaan panik, melaporkan anaknya tenggelam.

Warga setempat segera berupaya melakukan pencarian dengan peralatan seadanya sebelum tim SAR tiba. “Awalnya ada ibu-ibu yang datang sambil menangis, bilang anaknya tenggelam. Kami langsung turun ke danau, seadanya,” ujar Jajat, warga setempat.

Setelah beberapa jam pencarian, dua remaja berhasil ditemukan pada Senin (22/12) petang. Namun, keduanya sudah tidak bernyawa. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka masing-masing oleh warga bersama tim SAR gabungan.

Koordinator Unit Siaga SAR Bekasi Erdi Jatmiko menjelaskan kejadian sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, lima remaja berada di sekitar danau. “Satu anak masuk lebih dulu ke air dan diduga mengalami kram. Dua temannya mencoba menolong, tetapi justru ikut tenggelam,” katanya.

Dua remaja lain yang berada di lokasi memilih tidak turun ke air dan segera pulang untuk melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga. Pencarian korban terakhir dilakukan dengan metode penyelaman di titik terakhir korban terlihat.

Upaya pencarian masih terus berlangsung hingga Selasa (23/12/2025. Proses pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Bekasi, BPBD Kabupaten Bekasi, Polsek Tambun Selatan, TNI, PMI, aparat desa, serta relawan.

Sejumlah peralatan SAR air dan selam dikerahkan untuk mendukung operasi di danau buatan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, korban ketiga belum ditemukan. “Pencarian masih kita lakukan hingga hari ini,” tandasnya.