Home - Megapolitan - Demi Peningkatan Kesejahteraan Rakyat, Presidium Bogor Timur Gagas Pemekaran Wilayah

Demi Peningkatan Kesejahteraan Rakyat, Presidium Bogor Timur Gagas Pemekaran Wilayah

Luasnya wilayah Kabupaten Bogor yang berpenduduk nyaris mencapai enam juta jiwa, membuat Pemkab Bogor sedang mempersiapkan langkah strategis.

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:30 WIB
Demi Peningkatan Kesejahteraan Rakyat, Presidium Bogor Timur Gagas Pemekaran Wilayah
Ket foto, Julianda Efendy, Ketua DPD bidang investasi dan ekonomi presidium Bogor Timur. (Dok)

HALLONEWS.COM – Luasnya wilayah Kabupaten Bogor yang berpenduduk nyaris mencapai enam juta jiwa, membuat Pemkab Bogor sedang mempersiapkan langkah strategis.

Solusi terbaik adalah pemisahan wilayah. Hal ini, demi memberi kemudahan pelayanan bagi masyarakat.

Dalam skema yang sudah berjalan, Kabupaten Bogor akan di mekarkan menjadi tiga Kabupaten.

Pertama Kabupaten Bogor Barat yang semua kajiannya telah selesai. Pemkab Bogor menetapkan 14 wilayah yang masuk dalam pembentukan pemerintahan baru ini yakni, Kecamatan Dramaga, Tenjolaya, Ciampea, Cibungbulang, Pamijahan, Leuwiliang, Leuwisadeng, Nanggung, Sukajaya, Cigudeg, Jasinga, Tenjo, Parung Panjang, dan Rumpin.

Jika Kabupaten Bogor Barat menjadi DOB, maka Kabupaten Bogor Barat akan punya luas wilayah sekitar 1.318,45 kilometer persegi atau 44,15 persen dari luas Kabupaten Bogor saat ini yang mencapai 2.986,20 kilometer persegi.

“Total luas DOB Kabupaten Bogor Barat yang seluas itu menca­kup 14 wilayah yang memang sudah dipetakan jadi bagian DOB Kabupaten ­Bogor Barat dengan ibukota di Cigudeg,” kata Bupati Bogor, Rudy Susmanto Senin 29 Desember 2025.

Sementara itu, jumlah  penduduk Kabupaten Bogor Barat  akan mencapai 1.590.392 jiwa (sekitar 29,30 persen dari total penduduk Kabupaten Bogor).

Jumlah tersebut sangat realistis, ka­rena ada beberapa kecama­t­an yang padat penduduk masuk dalam DOB Kabupa­ten Bogor Barat, seperti  Kecamatan Dramaga, Ciampea, dan Cibungbulang.

Sementara, persiapan Kabupaten Bogor Timur dengan PAD nya mencapai Rp750 miliar setiap tahun dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat ini, baru mulai dilaksanakan pada 2026 mendatang.

Wilayah DOB meliputi tujuh kecamatan yakni, Gunung Putri, Cileungsi, Klapanunggal, Jonggol, Cariu, Tanjungsari dan Sukamakmur.

“DOB kecamatan Bogor Timur ada di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Kajian wilayah sudah dilakukan tim dari IPB University,” kata Ketua DPD bidang investasi dan ekonomi presidium Bogor Timur, Julianda Efendy, Selasa 30 Desember 2025.

Menurut Julianda, dengan penduduk yang mencapai 1,2 juta maka sudah layak, wilayah ini berdiri sendiri secara otonom.

“Kajian pemisahan wilayah ini atas aspirasi masyarakat. Maka presidium minta agar Mendagri segera mencabut moratorium. Ini demi kemudahan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Julianda menegaskan, berdasarkan hasil survei, ternyata Kabupaten Bogor menjadi wilayah termiskin di Propinsi Jawa Barat.

” Maka demi peningkatan kesejahteraan rakyat, pemekaran wilayah adalah solusi terbaik,” paparnya.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji mengatakan, Pemkab Bogor sedang menyiapkan lahan seluas 50 hektare untuk kompleks Pemerintahan Kabupaten Bogor Timur.

Bambam menuturkan, pada 2026 lahan tersebut akan dilakukan proses cut and fill lalu Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum akan membangun infrastruktur jalannya.

“Pembangunan jalan kami lakukan tahun depan, di titik calon ibu kota Kabupaten Bogor Timur. Pembangunan komplek pemerintahan daerah atau kota baru akan kami lakukan secara bertahap,” tuturnya.

Setiap jengkal Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang akan berganti menjadi komplek pemerintahan daerah Bogor Timur akan diganti tiga kali lebih luas.

“Kami tidak ingin pembukaan lahan baru dan pembangunan malah merusak lingkungan dan berdampak negatif atau bermasalah di kemudian hari, termasuk proyek pemerintah daerah kalau mengunah LP2B maka harus diganti 3 kali lipat luasnya atau titiknya akan kita usulkan untuk digeser,” jelasnya. (yopy)