Debit Air Bendungan Katulampa Masih Normal Meski Bogor Diguyur Hujan
Walaupun status di Bendung Katulampa stabil namun potensi genangan di Jakarta tetap ada. Hal ini disebabkan oleh hujan lokal dengan intensitas sedang hingga tinggi yang masih mengguyur wilayah Cibinong, Depok, dan Jakarta.

HALLONEWS.COM – Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Bogor sejak sore kemarin Minggu (11/1/2026) hingga Senin (12/1/2026) jelang siang, mengakibatkan debit air di permukaan pintu air Katulampa naik walau masih dalam batas normal.
Hujan yang turun merata diseluruh kawasan Bogor baik di hulu puncak, maupun Bogor dan sekitarnya, walau belum memicu lonjakan debit Sungai Ciliwung tinggi, namun perlu adanya kewaspadaan.
Muhamad Alwan, penjaga pintu air Katulampa mengatakan, hingga Senin (12/1/2026) pagi, tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Kota Bogor, masih berada pada level normal dengan ketinggian maksimal 40 sentimeter.
Meskipun wilayah Kota dan Kabupaten Bogor diguyur hujan sejak fajar, kenaikan arus sungai tidak terjadi secara signifikan.
Alwan mengatakan, pada pukul 08.00 WIB Senin pagi, debit air masih stabil. Dengan ketinggian 40 sentimeter tersebut, volume air yang mengalir ke arah Jakarta diperkirakan mencapai 22.200 liter per detik.
“Kondisi saat ini masih bertahan normal,” kata Alwan saat dikonfirmasi di pusat pemantauan Bendung Katulampa, kepada wartawan.
Berdasarkan catatan petugas, TMA sempat berada di angka 30 sentimeter pada tengah malam hingga dini hari tadi. Kenaikan tipis mulai terdeteksi pada pukul 07.00 WIB seiring turunnya hujan di kawasan hulu. Namun, angka tersebut masih jauh di bawah batas ambang siaga 4 atau 80 sentimeter.
Walaupun status di Bendung Katulampa stabil, potensi genangan di Jakarta tetap ada. Hal ini disebabkan oleh hujan lokal dengan intensitas sedang hingga tinggi yang masih mengguyur wilayah Cibinong, Depok, dan Jakarta sendiri.
Pasokan air dari anak sungai serta keterbatasan drainase di wilayah hilir diprediksi menjadi faktor utama penambahan beban air di Jakarta, alih-alih kiriman dari hulu Bogor. (yopy)
