Home - Ekonomi & Bisnis - Cetak Rekor Laba Sepanjang Sejarah, Pemprov Banten Apresiasi Kinerja Direksi Bank Banten

Cetak Rekor Laba Sepanjang Sejarah, Pemprov Banten Apresiasi Kinerja Direksi Bank Banten

Bank Banten cetak laba tertinggi sepanjang sejarah Rp41,93 miliar. Wagub Banten apresiasi kinerja direksi dan dorong ekspansi kredit ASN dan UMKM.

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:30 WIB
Cetak Rekor Laba Sepanjang Sejarah, Pemprov Banten Apresiasi Kinerja Direksi Bank Banten
Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah (Hallonews/Yasril)

HALLONEWS.COM – Pemerintah Provinsi Banten memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten yang berhasil mencatatkan laba bersih signifikan sebesar Rp41,93 miliar hingga akhir November 2025.

Capaian laba ini jadi yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya bank milik daerah tersebut.

Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah menilai keberhasilan Bank Banten mencetak laba merupakan bukti pengelolaan keuangan yang semakin profesional dan sehat.

“Bukan bermaksud membandingkan, namun kinerja dan pengelolaan keuangan Bank Banten saat ini sangat bagus dan profesional,” ujar Dimyati kepada wartawan, Selasa (30/12/2025).

Menurut Dimyati, keuntungan yang diraih Bank Banten sebaiknya dimanfaatkan untuk memperluas ekspansi bisnis yang memiliki risiko relatif kecil namun berdampak langsung pada perekonomian daerah.

“Seperti pemberian kredit kepada ASN yang risikonya kecil serta pembiayaan kepada UMKM untuk menggerakkan roda ekonomi di Banten,” ucapnya.

Meski demikian, Dimyati mengingatkan agar jajaran direksi tidak cepat puas. Ia optimistis ke depan Bank Banten mampu mencetak laba yang lebih besar seiring meningkatnya kepercayaan publik dan pemerintah daerah.

“Bentuk dukungan nyata dari Pemprov Banten adalah dengan terus mengimbau para bupati dan wali kota agar memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Bank Banten,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan bahwa peningkatan laba Bank Banten tak lepas dari pengelolaan RKUD pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

“Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah atau RKUD merupakan faktor utama meningkatnya kinerja Bank Banten,” ujar Rina yang kini masih menjabat sebagai Komisaris Bank Banten.

Rina menjelaskan, ekosistem RKUD mendorong pertumbuhan aset dan liabilitas bank tidak hanya secara nominal, tetapi juga melalui tata kelola yang profesional dan akuntabel.

“Peran dan fungsi intermediasi Bank Banten menjadi lebih optimal dan mampu menghasilkan Net Interest Income (NII) yang maksimal, sehingga menumbuhkan laba yang berkelanjutan,” jelasnya.

Berdasarkan laporan keuangan publikasi November 2025, total aset Bank Banten telah menembus Rp10,02 triliun, tumbuh 32,7 persen dibandingkan akhir 2024.

Dana pihak ketiga meningkat 43 persen menjadi Rp6,95 triliun, sementara penyaluran kredit mencapai Rp4,66 triliun. Rasio kecukupan modal (KPMM) juga terjaga sangat kuat di level 37,34 persen, jauh di atas ketentuan regulator.

Dengan fondasi keuangan yang semakin solid serta dukungan penuh pemerintah daerah, Bank Banten optimistis melaju sebagai bank kebanggaan masyarakat Banten dan memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah. (yas)